2 Korban Tewas, Kapal Periset IPB Tenggelam di Perairan Cikeruh Usai Dihantam Ombak 5 Meter
Kapal yang membawa rombongan dari Institut Pertanian Bogor (IPB) terbalik dan tenggelam di perairan Cikeruh Wetan 2
TRIBUN-MEDAN.com - Kapal yang membawa rombongan dari Institut Pertanian Bogor (IPB) terbalik dan tenggelam di perairan Cikeruh Wetan 2, Kecamatan Cikeusik, Kabupaten Pandeglang, Banten, setelah dihantam ombak tinggi, Kamis (19/7/2018) sekitar pukul 14.10 WIB.
Menurut keterangan yang dihimpun Kompas.com di lapangan, mayoritas penumpang KM Orange ini adalah peneliti pusat studi satwa primata IPB Bogor yang tengah melakukan penelitian di Pulau Tinjil, Kabupaten Pandeglang.
Kapal diketahui berangkat dari Dermaga Pulau Tinjil menuju Dermaga Binuangeun pada sekitar pukul 12.00 WIB.
Sekitar pukul 14.10 WIB, kapal motor yang membawa rombongan peneliti IPB ini dihantam ombak setinggi 5-6 meter.
Akibatnya, kapal terbalik dan tenggelam dan penumpangnya berhamburan menyelamatkan diri.
Dari 24 orang yang diangkut oleh kapal ini, 2 orang tewas. Sementara itu, 22 penumpang lainnya selamat.
Kedua korban tewas adalah Atiah (50) dan Rohemah (55), warga Kampung Jati, RT 19 RW 05, Kecamatan Wanasalam, yang berprofesi sebagai juru masak yang ikut bersama rombongan IPB.
Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Kapal Peneliti IPB Tenggelam Setelah Dihantam Ombak Setinggi 5 Meter"
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/sebuah-kapal-yang-membawa-rombongan-dari-ipb_20180719_213612.jpg)