Presiden Larang Mendagri dan Seskab Jadi Caleg, Tapi Restui Johan Budi

Presiden Joko Widodo melarang sejumlah menterinya untuk mendaftarkan diri dan maju sebagai calon legislatif.

Presiden Larang Mendagri dan Seskab Jadi Caleg, Tapi Restui Johan Budi
Presiden Joko Widodo dan Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri melakukan pertemuan di Istana Batu Tulis, Bogor, Jawa Barat, Selasa (20/2/2018) malam.(Istimewa) 

JAKARTA,TRIBUN-Presiden Joko Widodo melarang sejumlah menterinya untuk mendaftarkan diri dan maju sebagai calon legislatif.

Sebab, keberadaan sejumlah menteri masih sangat dibutuhkan oleh kabinet Jokowi.

Dari sekian banyak menteri yang berniat mendaftarkan diri, hanya Johan Budi saja yang mendapat restu.

"Ada beberapa menteri yang tidak diizinkan, seperti saya dan Mendagri. Karena, tugas sehari-harinya tidak memungkinkan untuk ditinggal," ujar Sekretaris Kabinet (Seskab), Pramono Anung, Selasa (17/7).

Ia mengatakan, tugas Mendagri harus berkordinasi dengan Komisi Pemilihan Umum dan Badan Pengawas Pemilu dalam pelaksanaan pemilihan calon anggota legislatif.

Baca: Tersangkut OTT KPK, Ini Tindakan PDI Perjuangan untuk Bupati Pangonal Harahap

"Jika dia (Mendagri) menjadi caleg, pasti ada conflict of interest (konflik kepentingan)," ungkap Pramono.

Adapun menteri lainnya yang dilarang menjadi caleg yakni Menteri Luar Negeri, Menteri Pertahanan, dan Menteri Keuangan.

Terkait pencalonan Johan Budi, sambung Pramono, juru bicara Kepresidenan itu diusung oleh PDI Perjuangan.

Baca: 7 Menteri Ini Berebut Suara untuk Duduk di DPR, PDI P Siapkan 2 Caleg Termasuk Puan Maharani

"Pak Johan itu terus terang bukan yang mengajukan, tetapi ini ada tawaran dan beliau mau," terang Pramono.

Setelah resmi diusung PDI Perjuangan, Johan Budi kemudian menemui presiden untuk meminta restu.

Halaman
123
Editor: Array A Argus
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved