Diduga Sopir Mengantuk, Truk Bermuatan Batu Terjun ke Jurang Sedalam 200 Meter

Bahkan untuk dapat menuju ke lokasi truk yang berada pada kedalaman kurang lebih 200 meter.

Diduga Sopir Mengantuk, Truk Bermuatan Batu Terjun ke Jurang Sedalam 200 Meter
TRIBUN MEDAN/HO/BPBD Dairi
Kondisi truk yang terjun bebas ke jurang di kawasan Jalan Sidikalang-Sumbul, tepatnya di jurang Lae Pandaro yang berhasil ditemukan petugas BPBD Dairi, Minggu (22/7/2018) pagi. 

Laporan Wartawan Tribun Medan/ Mustaqim Indra Jaya

TRIBUN-MEDAN.com, SIDIKALANG - Satu unit truk bernomor polisi BK 9648 BG terjun bebas di kawasan Jalan Sidikalang-Sumbul tepatnya di jurang Lae Pandaro, Sumbul, Dairi pada Sabtu (21/7/2018) sekitar pukul 21.00 WIB.

Truk bermuatan batu yang dikemudikan Masrianto tersebut diketahui menambrak beton pembatas yang berada di tepi jalan hingga hancur dan akhirnya membuat

"Info awalnya diduga sopir truk mengantuk," kata Kasatlantas Polres Dairi, AKP M Hasan, Minggu (22/7/2018).

Saat hendak mengevakuasi sopir dan kernet bernama Santo, kepolisian yang dibantu petugas Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Dairi sempat mengalami kesulitan karena kondisi medan cukup curam untuk dilewati.

Bahkan untuk dapat menuju ke lokasi truk yang berada pada kedalaman kurang lebih 200 meter, petugas harus menggunakan tali sebagai pengaman.

"Kernet truk pertama kali ditemukan sekitar jam 10.00 WIB. Ketika dimintai keterangan ia mengaku sedang tertidur dan terbangun ketika truk sudah berada di bawah," ungkap Hasan.

Sedangkan sopir truk bernama Masrianto baru ditemukan keberadaannya dan kemudian berhasil dievakuasi pada pukul 16.00 WIB.

"Sopir dan kernet saat ini sudah dibawa ke RSUD Sidikalang untuk mendapat perawatan. Karena keduanya mengalami luka-luka," ujarnya.

(cr8/tribun-medan.com)

Penulis: Mustaqim Indra Jaya
Editor: Feriansyah Nasution
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved