BREAKING NEWS

Tahanan Tipikor Ini Mengeluh: Sumpek Enggak Ada Pendingin, Cuma Kipas! Karutan Akui Overkapasitas

kapasitas tahanan di rutan sudah melebihi kapasitas yang normalnya diisi 1.200 tahanan membengkak hingga 3.398 tahanan.

Tahanan Tipikor Ini Mengeluh: Sumpek Enggak Ada Pendingin, Cuma Kipas! Karutan Akui Overkapasitas
TRIBUN MEDAN/M ANDIMAZ
Penggeledahan di sel Rutan Tanjunggusta Medan, Minggu (22/7/2018) malam. 

Laporan Wartawan Tribun Medan / M Andimaz Kahfi

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Petugas Lapas gabungan yang sudah dibagi sebelumnya untuk melakukan sidak, datang melakukan sidak di Rutan Kelas I Medan.

Lokasi Rutan ini tak jauh dari Lapas Kelas I Medan di Jalan Lembaga Pemasyarakatan, Tanjunggusta, Minggu (22/7/2018).

Kepala Rutan Kelas I Medan, M A Siburian mengatakan kapasitas tahanan di rutan sudah melebihi kapasitas yang normalnya diisi 1.200 tahanan membengkak hingga 3.398 tahanan.

Baca: Sidak Lapas Tanjunggusta, Lihat Reaksi Rahudman Harahap saat Petugas Menggeledah Selnya

Baca: Terpidana Korupsi Kredit Fiktif Simpan Rp 37 Juta di Kamarnya, Sebut Uang Milik BKM Lapas!

Baca: Sidak Lapas Tanjunggusta Diikuti 200 Personel, Pimpinan Apel: Jangan Ada Dusta di Antara Kita!

"Paling banyak disini tahanan narkoba yang mencapai 73 persen," kata M.A Burian, Minggu (22/7/2018).

"Untuk Blok ada 9 dan paling banyak di Blok D mencapai 1.600 tahanan lebih," sambungnya.

Saat dilakukan sidak di Rutan Kelas I Medan, hingga kini belum ada ditemukan barang-barang yang mencurigakan yang ditemukan.

Barang bukti yang ditemukan diantaranya masih seperti kabel data yang tersimpan disela-sela barang dan kunci 12 yang ditemukan dari salah satu lemari.

Sementara salah seorang tahanan di Blok Adam Malik yang berisi 136 orang dan mayoritas diisi tahahan Tipikor, terlihat sedikit lebih bersih ruangannya dibandingkan ruangan blok lainnya.

Khaidar Aswan (56) tahanan di blok Tipikor mengaku sudah menjadi tahanan di Rutan Kelas I Medan sejak 3 tahun terakhir.

Baca: Begini Perintah Kakanwil kepada Anak Buah sebelum Geledah Sel Lapas dan Rutan Tanjunggusta

"Dulu aku masuk karena kasus tipikor sebesar Rp 26 miliar dan hanya mampu aku bayarkan Rp 10 miliar, sewaktu menjabat sebagai Ketua Koperasi Pertamina," kata Khaidar.

"Kondisi kamar disini bisa dibilang sumpek dengan tempat tidur bertingkat dan tak ada pendingin kecuali kipas," kata Khaidar.

Menambahi pernyataan Khaidar, Kepala Rutan M.A Siburian menuturkan disini para tahanan harus berjuang terhadap dirinya masing-masing.

"Kalau dulu mungkin mereka ada asisten, tapi disini merekalah berjuang untuk dirinya sendiri," ujarnya. (cr9/tribun-medan.com)

Penulis: M.Andimaz Kahfi
Editor: Feriansyah Nasution
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved