Kapal Tenggelam

Hadirkan Amin Rais, Hotman Paris hingga Fahri Hamzah, RSCC Ingin Evakuasi KM Sinar Bangun Tuntas

RSCC akan memastikan Pemerintah menyelesaikan proses evakuasi korban hingga tuntas.

Hadirkan Amin Rais, Hotman Paris hingga Fahri Hamzah, RSCC Ingin Evakuasi KM Sinar Bangun Tuntas
TRIBUN MEDAN/HO
Aktivis HAM Ratna Sarumpaet saat mendatangi tenda darurat Basarnas di Pelabuhan Tigaras, beberapa waktu lalu. 

Laporan Wartawan Tribun Medan / M Andimaz Kahfi

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Ratna Sarumpaet Crisis Center (RSCC) melalui Ratna Sarumpaet akan menggelar acara bertajuk "TOBA INFORMAL MEETING, Evakuasi Korban KM Sinar Bangun, Mutlak", di Hotel Danau Toba International Jalan Imam Bonjol No. 17 Medan, Rabu (25/7/2018) pukul 09.00 WIB, Besok.

Sebelumnya, ritual tabur bunga, doa bersama, pemberian santunan dan peletakan batu pertama sebuah monumen, Senin (2/7/2018), dua hari setelah titik kordinat dimana bangkai kapal dan para korban terletak ditemukan dan disiarkan pada publik.

Menko Maritim Luhut Panjaitan resmi menghentikan proses evakuasi korban KM Sinar Bangun.

Sebagai lembaga kemanusiaan, serta atas nama kemanusiaan dan lingkungan hidup, Ratna Sarumpaet Crisis Centre (RSCC) menolak keras penghentian itu.

Baca: Kamu Sedang Mencoba Menurunkan Berat Badan? Hindari Mengonsumsi 8 Jenis Buah-buahan Berikut

Baca: Ingin Hilangkan Selulit? Kamu Bisa Coba 4 Cara Berikut

Baca: Ingin Usir Tikus dan Laba-laba dari Rumahmu? Cukup Gunakan 5 Bahan Alami Ini

Baca: Dadang Mulya Kaget Bukan Main Foto Diri dengan Anaknya Ada di Bungkus Rokok, Begini Kisahnya

Baca: Perempuan yang Dikenal Ramah Itu Sudah Jadi Mayat di Semak-semak, Polisi Amankan Terduga Pelaku

Baca: Polisi Tolong Pengendara Berbonceng Tiga, Ternyata Ada Mayat yang Dibonceng, Ini Kisah Lengkapnya

Baca: Udar 7 Fakta Menyasar Nurbaini, Asisten Si Pengacara Tajir Hotman Paris Hutapea

Sebagai bukti Negara bertanggung jawab pada rakyat dan bangsa, serta tunduk pada butir kedua Pancasila.

Kemanusiaan Yang Adil dan Beradab, RSCC akan memastikan Pemerintah menyelesaikan proses evakuasi korban hingga tuntas.

Sebelumnya saat peringatan sebulan tragedi KM Sinar Bangun, Aktivis Ratna Sarumpaet mengatakan bahwa ia sudah berusaha melakukan yang terbaik, walaupun tidak ada yang menggubris.

"Kalau dibilang ya cukup kecewa, tapi saya tidak berhenti. Saya menyurati Internasional dan tanggal (25/7/2018) kita akan mengadakan Toba Informal di Medan," kata Ratna Sarumpaet melalui sambungan telepon seluler, Rabu (18/7/2018) lalu.

Ratna mendesak bahwa KM Sinar Bangun yang masih hilang tenggelam tetap harus diangkat. Karena tidak bisa dibiarkan, sebab dunia pasti akan mencerca Indonesia kalau dibiarkan begitu saja.

"Ini kan sebenarnya tidak ada persoalan, kita alatnya ada cuma berada di Jawa Timur. Terus titik koordinat sudah ketahuan, jadi apalagi, kan tinggal kemauan," ujar Ratna. 

Dalam acara bertajuk TOBA INFORMAL MEETING, akan mengundang pembicara diantaranya Fahri Hamzah (DPR RI), Hotman Paris Hutapea, Bupati Simalungun, Rocky Gerung, Basarnas, BNPB, Departemen Perhubungan Kepolisian RI, International Human Rights NGO dan lainnya. Dengan Keynote Amin Rais.

Baca: MotoGP Ceko Diperkirakan Memanas seusai Poin Valentino Rossi Dijadikan Lelucon oleh Marquez

Baca: Seusai Dituding Menculik Anak, Perempuan 25 Tahun Digebuki hingga Tewas

Baca: Ini Dia 5 Aplikasi Canggih di Android yang Tak Kamu Temukan di Playstore, Fungsinya Keren

Baca: Hewan Paling Mematikan di Australia Bukanlah Ular atau Hiu, Bertentakel dengan Panjang 3 Meter

Baca: Daftar Nominasi Pemain Terbaik FIFA 2018, Neymar Tak Masuk hingga Kiprah Prestisius Mbappe

Baca: Fatin Shidqia Lubis Diusir Iis Dahlia saat Audisi, Video Parodinya Beredar di Jagat Maya

Perlu diketahui, Ratna berharap masih bisa terus memperjuangkan agar korban dan bangkai KM Sinar Bangun bisa segera diangkat. Terlebih baru 24 korban yang ditemukan.

Dimana, 21 orang berhasil selamat, dan 3 orang ditemukan dalam keadaan meninggal dunia. Serta 164 orang masih dinyatakan hilang di perairan Danau Toba yang menjadi danau terbesar di Asia Tenggara tersebut.

(cr9/tribun-medan.com).

Penulis: M.Andimaz Kahfi
Editor: Feriansyah Nasution
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved