Breaking News:

Kapal Tenggelam

Masuk Dalam Catatan Sejarah Ini 4 Fakta yang Perlu Diketahui Tentang Pelabuhan Tigaras

Dulu untuk jadi syahbandar, engga ditetapkan pemerintah asal punya ilmu kanuragan untuk mengamankan tempat tersebut

Tribun Medan/Septrina Ayu Simanjorang
Sulaiman Sinaga merupakan tokoh masyarakat di Tigaras menghadiri Toba Informal Meeting, Rabu (25/7/2018). 

Laporan Wartawan Tribun Medan/Septrina Ayu Simanjorang

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN-Toba Informal Meeting yang dilaksanakan di Hotel Danau Toba Internasional menghadirkan beberapa pembicara. Salah satunya adalah tokoh masyarakat Tigaras, H Sulaiman Sinaga.

Pelabuhan Tigaras terkenal karena menjadi tujuan KM Sinar Bangun yang tenggelam setelah berlayar dari pelabuhan Simanindo.

Sulaiman Sinaga yang merupakan cucu syahbandar Tigaras pada kala itu.

"Dulu untuk jadi syahbandar, engga ditetapkan pemerintah asal punya ilmu kanuragan untuk mengamankan tempat tersebut," kata Sulaiman Sinaga, Rabu (25/7/2018).

Pada kesempatan itu, lelaki yang mengenakan pakaian hitam itu mengatakan turut berduka cita akan kejadian ini.

"Saya turut berbelasungkawa. Saya yang dari lahir dan besar sudah di Tigaras, saya rasa sebelumnya tidak ada kejadian kecelakaan yang sebesar ini," katanya.

Dari atas podium dia mengungkapkan beberapa fakta mengenai pelabuhan tigaras yang belum banyak orang ketahui. Berikut faktanya:

Baca: Kisah Pelarian Konglomerat Mujianto ke Malaysia, Thailand, dan Singapura, Berakhir di Cengkareng!

Baca: Kabar Duka, Wakil Ketua DPRD Deliserdang Apoan Simanungkalit Berpulang ke Rahmatullah

Baca: Dokumen Rahasia Amerika Ungkap Peran Prabowo dan SBY jelang Jatuhnya Presiden Soeharto 1998

1. Pelabuhan Pertama di Danau Toba

"Pelabuhan Tigaras ini merupakan pelabuhan pertama di Danau Toba yaitu menghubungkan pantai barat dan pantai timur," kata Sulaiman.

Ia menyatakan, saat ia masih kecil dulu sudah sering sekali naik kapal atau pada saat itu dikenal dengan solu.

Baca: Dinas Kesehatan Sebut Humala Marpaung Gunakan 2 Mobil Dinas, Humala: Gak Ada Bos, Bukan Saya Itu

Baca: Lapak Warung Nasinya Digusur, Warga Tuding PT KAI Pilih Kasih, Budiman: Cari Makan Dua Ribu Perak

Baca: Massa Gerakan Sapangambei Manoktok Hitei Tunggu Nasib Wali Kota Siantar Sambil Manortor

2. Pelabuhan yang merupakan pusat revolusi sosial

"Saat itu banyak raja-raja simalungun yang diambil dalam revolusi sosial. Kalau ingat laskar harimau liar," katanya.

3. Penduduk islam pertama di Danau Toba

Halaman
12
Sumber: Tribun Medan
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved