Viral Medsos

Anies Sebut Rancang Lapangan Banteng Dari Nol, Fadjroel Rachman Ungkap Karya Fenomenal Ahok

Jangan pernah lupa juga karya fenomenal Jokowi-Ahok seperti #MRTJakarta #LRTJakarta #SimpangSusunSemanggi juga Lapangan Banteng...

Anies Sebut Rancang Lapangan Banteng Dari Nol, Fadjroel Rachman Ungkap Karya Fenomenal Ahok
Kompas.com
Pengunjung menyaksikan pertunjukkan air mancur menari saat peresmian revitalisasi lapangan Banteng di Jakarta, Rabu (25/7/2018). Pemprov DKI Jakarta secara resmi membuka kawasan lapangan Banteng yang telah direvitalisasi untuk dapat diakses oleh masyarakat (ANDREAS LUKAS ALTOBELI) 

Fadjroel Rachman dalam twitternya memberikan penjelasan mengenai banyaknya karya-karya Ahok semasa menjabat sebagai Gubernur DKI Jakarta.

"Jangan pernah lupa juga karya2 fenomenal Jokowi- Ahok seperti #MRTJakarta #LRTJakarta #SimpangSusunSemanggi juga Lapangan Banteng dan 6 underpass dan flyover terakhir ," cuit Fadjroel, seraya menyematkan screen shot cuitan Ahok Basuki TPurnama terkait Lapangan Benteng.

Fajroel juga membagikan testimoni Ryan Gozali, orang yang terlibat langsung dalam revitalisasi Lapangan Banteng yang melibatkan swasta.    

Resharing foto ini karena ada yang klaim lapangan banteng dirancang dari 0 oleh bapak anies.

Projek lapangan banteng yang seluas 9 hektare ini ini merupakan Projek yang 100% didanai oleh CSR. Sinar Mas untuk sisi taman dan monumen, McDonalds Indonesia untuk sisi lapangan olahraga. Saya pribadi terlibat dari awal dan mempertemukan McD dengan pemprov di awal 2016 supaya bisa dibangun tanpa uang rakyat tapi dinikmati oleh semua

Proses memakan waktu cukup lama karena status lapangan banteng yang merupakan cagar budaya & lapangan umum terpenting kedua setelah monas. Oleh karena itu desain approval harus melalui komite cagar budaya yang terdiri dari sesepuh2 seniman Jakarta yang idealis. Saya pribadi bolak balik ke kota tua (kantor cagar budaya), kantor dinas perhutanan (ks tubun) & kantor disorda (Jakarta timur) untuk memperjuangkan approval yang alot. Bahkan harus bolak balik meeting 3x hanya untuk bahas rumput artificial vs rumput sintetis di wilayah bagian sport. Grand desainpun di desain oleh arsitek ternama Pak Yori Antar yang bolak balik sama saya untuk mengubah-ubah detail desain agar bisa di approve oleh komite cagar budaya

Semua sebenarnya berjalan relatively lancar. Lalu transisi gubernur terjadi dan akhirnya segala sesuatu jadi sangat pelan, proses jadi sangat birokratis, di lempar kesini sono, seakan akan mau memberi CSR yang nilainya miliaran rupiahpun itu mengemis untuk perhatian pemprov yang baru.

Tanggal peresmian berubah berkali2 bahkan yang terakhir sudah cocokan dengan jadwal direksi sponsor tapi di ganti h-1 karena pak wagub perlu ke Amerika studi banding

Anyways, this project is one of Pak Ahok's lasting legacy yang dari awal project selalu diskusi secara pribadi dengan saya dan yang beliau tidak berhenti-henti memikirkan bagaimana memaksimalkan taman ini untuk kebaikan masyarakat, memberikan akses kepada orang-orang yang kurang mampu supaya bisa mendapat fasilitas terbaik, menjalankan keadilan sosial bagi SELURUH rakyat Jakarta

Alangkah tidak eloknya kerja keras seseorang di klaim oleh orang lain. Itu akhlak yang kurang baik dan sebagai warga Jakarta yang peduli, saya juga hanya mau mengingatkan;

fadjroelrachman
dari RyanGozali > Resharing foto ini karena ada yang klaim lapangan banteng dirancang dari 0 oleh bapak anies. Projek lapangan banteng yang seluas 9 hektare ini ini merupakan Projek yang 100% didanai oleh CSR. Sinar Mas untuk sisi taman dan monumen, McDonalds Indonesia untuk sisi lapangan olahraga. Saya pribadi terlibat dari awal dan mempertemukan McD dengan pemprov di awal 2016 supaya bisa dibangun tanpa uang rakyat tapi dinikmati oleh semua Proses memakan waktu cukup lama karena status lapangan banteng yang merupakan cagar budaya & lapangan umum terpenting kedua setelah monas. Oleh karena itu desain approval harus melalui komite cagar budaya yang terdiri dari sesepuh2 seniman Jakarta yang idealis. Saya pribadi bolak balik ke kota tua (kantor cagar budaya), kantor dinas perhutanan (ks tubun) & kantor disorda (Jakarta timur) untuk memperjuangkan approval yang alot. Bahkan harus bolak balik meeting 3x hanya untuk bahas rumput artificial vs rumput sintetis di wilayah bagian sport. Grand desainpun di desain oleh arsitek ternama Pak Yori Antar yang bolak balik sama saya untuk mengubah-ubah detail desain agar bisa di approve oleh komite cagar budaya Semua sebenarnya berjalan relatively lancar. Lalu transisi gubernur terjadi dan akhirnya segala sesuatu jadi sangat pelan, proses jadi sangat birokratis, di lempar kesini sono, seakan akan mau memberi CSR yang nilainya miliaran rupiahpun itu mengemis untuk perhatian pemprov yang baru. Tanggal peresmian berubah berkali2 bahkan yang terakhir sudah cocokan dengan jadwal direksi sponsor tapi di ganti h-1 karena pak wagub perlu ke Amerika studi banding Anyways, this project is one of Pak Ahok's lasting legacy yang dari awal project selalu diskusi secara pribadi dengan saya dan yang beliau tidak berhenti-henti memikirkan bagaimana memaksimalkan taman ini untuk kebaikan masyarakat, memberikan akses kepada orang-orang yang kurang mampu supaya bisa mendapat fasilitas terbaik, menjalankan keadilan sosial bagi SELURUH rakyat Jakarta Alangkah tidak eloknya kerja keras seseorang di klaim oleh orang lain. Itu akhlak yang kurang baik dan sebagai warga Jakarta yang peduli, saya juga hanya mau mengingatkan :D
instagram.com/fadjroelrachman

Proyek revitalisasi Taman Lapangan Banteng tidak hanya mempercantik kawasan yang pada zaman Belanda disebut Waterlooplein itu, tetapi juga menambah sejumlah fitur baru.

Berikut adalah tiga fitur yang menjadi daya tarik baru Taman Lapangan Banteng

1. Air Mancur Menari

Halaman
1234
Penulis: Royandi Hutasoit
Editor: Royandi Hutasoit
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved