Asian Games 2018

Dispora Kecewa Api Obor Asian Games Hanya Singgah 15 Menit, Sugeng: Padahal Mau Disambut Acara Adat

Kalau keinginan kami itu (Api Obor) bisa diarak keliling kota. Tapi waktu yang dikasih cuma 15 menit saja. Saya rasa sulit

Dispora Kecewa Api Obor Asian Games Hanya Singgah 15 Menit, Sugeng: Padahal Mau Disambut Acara Adat
Tribun Medan/Victory Arrival Hutauruk
Rapat dengar pendapat Dispora Sumut dengan kabupaten/kota dan perwakilan Inasgoc Lokal Sumut. 

Laporan Wartawan Tribun Medan/ Victory Arrival Hutauruk

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Tiga Kabupaten/Kota di Sumut, Serdangbedagai, Tebingtinggi dan Pematangsiantar telah mendapat restu untuk dilalui Obor Asian Games 2018.

Ketiga daerah tersebut diberikan waktu masing-masing 15 menit setelah diberangkatkan dari Bandara Kuala Namu, Deliserdang, Selasa (31/7/2018) pukul 17.00 WIB.

Namun, setelah rapat koordinasi, Sekretaris Dispora Tebingtinggi, Sugeng mengatakan kecewa Obor Asian Games hanya diberikan waktu yang sangat singkat.

"Kalau keinginan kami itu (Api Obor) bisa diarak keliling kota. Tapi waktu yang dikasih cuma 15 menit saja. Saya rasa sulit karena mereka enggak kasih waktu lebih banyak," ungkapnya, Kamis (26/7/2018) di Gedung Dispora Sumut, Medan.

Bahkan ia membeberkan, Wakil Walikota Tebing telah merestui adanya acara besar bila diberikan waktu yang lebih bagi daerahnya.

"Kemarin sudah saya sampaikan kepada pak wakil (wakil walikota) dan sudah disepakati akan disambut di rumah dinas dan akan kita buat acara adat," jelasnya.

Namun, dengan kesepakatan tersebut pun, Sugeng mengakui akan segera berkoordinasi dengan Walikota Tebingtinggi untuk rangkaian acara dengan waktu yang ada.

Baca: Atlet Legendaris Susi Suanti akan Bawa Obor Asian Games ke Sumut, Lihat Jadwalnya

Baca: Obor Asian Games Diarak di Danau Toba, Berikut Jadwal dan Lokasinya

Baca: Bangun Dinasti Politik, Anak Mantan Gubernur-Bupati Maju Jadi Caleg

"Kami harus koordinasi dahulu ke pak Walikota yang saat ini masih mengikuti acara Apeksi di Tarakan. Jadi, saya belum bisa menyusun acara karena harus koordinasi dahulu," tutupnya.

Baca: Polwan Ditemukan Tewas Tergantung di Tangga, Jelang Maghrib Duduk Termenung di Gapura Kompleks

Baca: Hari Mangrove Sedunia, Ini Nasib Kawasan Mangrove yang Terdapat di Kabupaten Langkat

(cr10/tribunmedan.com)

Penulis: Victory Arrival Hutauruk
Editor: Joseph W Ginting
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved