Puting Beliung Hantam Puluhan Rumah Karyawan PTPN III, BPBD Siapkan Posko Pengendalian

sedikitnya 35 rumah semi permanen rusak akibat hantaman angin puting beliung di Perumahan karyawan PTPN 3.

Puting Beliung Hantam Puluhan Rumah Karyawan PTPN III, BPBD Siapkan Posko Pengendalian
Angin puting beliung merusak 35 rumah karyawan PTPN III di Afdeling 6 Desa Janji, Kecamatan Bilah Barat, Labuhanbatu. (Antaranews Sumut/Kurnia) 

TRIBUN-MEDAN.COM - Puluhan rumah semi permanen di Afdeling 6 Desa Janji, Kecamatan Bilah Barat PTPN 3, Labuhanbatu, dihantam angin puting beliung, Rabu (25/7/2018) malam.

Kepala RW Pondok Ladang, Edy Arwan menyampaikan, sedikitnya 35 rumah semi permanen rusak akibat hantaman angin puting beliung di Perumahan karyawan PTPN 3 yang dibangun pada tahun 1985 ini.

Dilansir dari antaranews.com, kerusakan parah terletak pada bagian Barat kantor desa termasuk delapan unit rumah, satu tiang tower jaringan internet dan kabel tegangan tinggi jaringan listrik di dekat kawasan pembangun jalan kereta api di Desa Afdeling 1 Pondok.

Angin disertai hujan dan petir terjadi saat warga melaksanakan ibadah salat magrib.
"Ada sekira 35 rumah yang rusak terkena angin puting beliung. Akibatnya, atap rumah, parabola hingga kabel listrik beterbangan," kata Edy Arwan.

Ia menjelaskan, tidak ada korban jiwa dalam kejadian yang berlangsung selama dua jam tersebut.

Sebagian warga tetap bertahan di rumah yang telah digenangi air hujan tersebut dan selebihnya mengungsi di rumah kerabat terdekat.

"Untuk sementara tempat tinggal kami akan dipindahkan ke rumah permanen sejauh 100 meter dari lokasi kejadian," ujarnya.

Masih dilansir dari antaranews.com, Badan Penanggulan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Labuhanbatu langsuung mendirikan posko pengendalian bencana korban angin puting beliung.

Sekretaris BPBD Kabupaten Labuhanbatu, Roni Paslah ketika dihubungi, Kamis (26/7/2018) menjelaskan, satuan tugas bencana tengah menginventarisir korban angin puting beliung di rumah karyawan PTPN 3 tersebut.

Keberadaan posko diharapkan dapat memberikan kenyaman kepada warga dan mengurangi resiko bencana susulan yang mungkin terjadi.

Pihaknya juga telah berkoordinasi dengan TNI/Polri untuk memperbaiki dan mengevakuasi properti milik korban ke tempat yang lebih aman.

"Ya, sejak tadi malam sudah kami dirikan posko bencana," katanya.

Ia menjelaskan, sejumlah peralatan penanganan bencana telah di siapkan, di antaranya, gergaji mesin, sekop, jas hujan, alat komunikasi hingga peralatan pendukung yakni sepeda motor hingga mobil evakuasi.

Seluruh petugas juga telah disiapkan membantu pemulihan bencana.
"Kami sudah siapkan alat penanganan bencana dan para petugas di bantu TNI/Polri selalu siap membantu," ujarnya. (*)

UPDATE BERITA POPULER LAINNYA:

Gegara Mobilnya Disetop, Oknum PNS Pemprov Sumut Mengamuk dan Banting Kristian ke Lantai Bassement

Tangan dan Kakinya Terikat, Pria Ini Mampu Berenang Sejauh 3 KM hingga Pecahkan Rekor Dunia

Disoraki Pendukung Ahok Saat Berpidato, Anies Baswedan Tanggapi Dengan Santai

Direktur RSUD Deliserdang Bantah Keluarkan Pernyataan Gila untuk Tersangka Kasus Penipuan Ini

Dilaporkan ke Propam Polda soal Pembantaran Tersangka, Ini Penjelasan Kapolsek Lubukpakam

Deretan Artis Cantik Berparas Baby Face, Kerap Lakoni Peran sebagai Anak SMA padahal Umurnya . .

Editor: Feriansyah Nasution
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved