Masyarakat Simalungun di Dunia Minta Hasil Angket Dugaan Penistaan Segera Dibuka ke Publik

Kata Minten, permintaan tersebut dia apungkan agar masyarakat dapat mengetahui kesimpulan dari hasil penyelidikan selama satu bulan itu.

Masyarakat Simalungun di Dunia Minta Hasil Angket Dugaan Penistaan Segera Dibuka ke Publik
Tribun Medan / Tommy Simatupang
Ketua Partuha Maujana Simalungun(PMS) Kota Siantar Minten Saragih saat melakukan aksi di depan Gedung DPRD Siantar, kemarin. 

Laporan Wartawan Tribun Medan / Tommy Simatupang

TRIBUN-MEDAN.com, SIANTAR - Ketua Partuha Maujana Simalungun (PMS) Kota Siantar Minten Saragih meminta DPRD segera menggelar rapat paripurna hasil kesimpulan Panitia Hak Angket atas dugaan penistaan etnis Simalungun yang dilakukan Wali Kota Siantar,

Kata Minten, permintaan tersebut dia apungkan agar masyarakat dapat mengetahui kesimpulan dari hasil penyelidikan selama satu bulan itu.

Minten menilai dugaan penistaan etnis Simalungun sudah menjadi perbincangan nasional.

"Semua masyarakat etnis Simalungun di dunia dan warga Siantar ingin tau apa hasil kesimpulan panitia hak angket. Saya meminta Ketua DPRD segera membukanya ke publik. Apapun hasilnya," tegasnya, Jumat (27/7/2018).

Menurutnya, DPRD Siantar harus memprioritaskan persoalan ini. Apalagi, menyangkut kepentingan orang banyak.

"Jangan lagi ada anggota dewan yang pergi keluar kota. Saya meminta agar Ketua DPRD jangan memberi tugas lagi, sebelum ini hasil angket ini diparipurnakan. Ini sangat prioritas, jangan sampai masyarakat turun mendemo lagi,"tegasnya.

Baca: Oberlin Sebut Hasil Pansus Angket Wali Kota Siantar Keras! Serahkan Keputusan ke 30 Dewan

Baca: Ketua DPRD Siantar Mendadak Sakit, Pansus Antarkan Hasil Angket Wali Kota Siantar ke Rumah Sakit

Baca: Buktikan Dugaan Penistaan, Anggota Pansus Terbang ke Jawa Barat, Ini Besaran Uang yang Dihabiskan

PMS yang juga ikut melaksankan demo di DPRD Siantar dengan berakhir ricuh ini akan terus mengawal pembahasan etnis Simalungun ini.

Baca: Ternyata Suami Polwan Maria yang Bunuh Diri adalah Perwira Brimob, Ini Curhatannya Sebelum Tewas

Baca: Dosen Laporkan PNS yang Ubah Fotonya Jadi Langsing, Denny Cagur Ikut Jadi Penyebar

"Kami harap DPRD Siantar membuka hati nurani untuk persoalan ini. DPRD sebagai wakil rakyat harus melihat persoalan ini dengan nurani. Karena masyarakat berharap DPRD dapat melihat penderitaan yang dialami etnis Simalungun,"katanya.

Sampai saat ini, hasil kesimpulan Panitia Hak Angket atas dugaan penistaan etnis Simalungun belum dibuka ke publik. Panitia Hak Angket telah menyerahkan hasil kesimpulan tersebut ke Ketua DPRD Marulitua Hutapea, Rabu kemarin.

Penjadwalan rapat paripurna untuk menindak lanjuti hasil rekomendasi hak angket belum juga ditentukan. Ketua Pansus Hak Angket, Oberlin Malau memberikan bocoran bahwa hasil penyelidikan keras. Saat ditanya apakah itu berarti Hefriansyah terbukti menghina Suku Simalungun, Oberlin meminta untuk menilai sendiri.

(tmy/tribun-medan.com).

Penulis: Tommy Simatupang
Editor: Joseph W Ginting
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved