Viral Medsos

Heboh Nama Desa Memakai Alat Kelamin Bikin Parlemen Tertawa Cekikikan, Ini Videonya

Dari video yang beredar, beberapa anggota dewan sampai tertunduk-tunduk di bawah mejanya karena tertawa terpingkal-pingkal.

Heboh Nama Desa Memakai Alat Kelamin Bikin Parlemen Tertawa Cekikikan, Ini Videonya
utv
Anggota Parlemen tertawa cekikikan setelah mendengar koleganya menyebut nama desa yang menggunakan nama alat kelamin manusia 

TRIBUN-MEDAN.COM - Tidak ada yang bisa terlihat tenang di parlemen Ghana ketika anggota parlemen John Frimpong Osei mulai mendaftarkan nama-nama desa di daerah pemilihannya yang menyebut alat kelamin.

Nama-nama dalam bahasa Twi seperti "Vagina Bijak" dan "Penis Tolol" membuat anggota parlemen cekikikan.

Anggota parlemen itu menanyakan kapan daerah-daerah itu akan mendapatkan akses listrik.

Dari video yang beredar, beberapa anggota dewan sampai tertunduk-tunduk di bawah mejanya karena tertawa terpingkal-pingkal.

Butuh waktu lama bagi mereka untuk segera memasang muka serius, dan kembali ke dalam pembahasan soal pasokan listrik itu.

Bahkan, Menteri Energi Boakye Agyarko yang ikut dalam sidang sampai melontarkan candaan setelah nama desa itu disebut.

"Menyediakan desa-desa itu dengan listrik dapat mengganggu kegiatan malam hari," canda Menteri Energi Boakye Agyarko.

Menteri menambahkan, dengan sungguh-sungguh, bahwa survei akan dilakukan ke bagaimana desa-desa di daerah pemilihan Abirem di Wilayah Timur dapat dihubungkan ke jaringan listrik nasional.

Klip video pada hari Kamis ini menunjukkan Frimpong Osei menyebutkan Etwe nim Nyansa, Kote ye Aboa dan Shua ye Morbor:

Berikut adalah terjemahan nama-nama Twi itu:

 Etwe nim Nyansa - "Vagina Bijak"
 Kote ye Aboa - "Penis Tolol"
 Shua ye Morbor - "Testikel Sedih"

Banyak orang Ghana belum pernah mendengar nama desa-desa itu sampai mereka terdaftar di parlemen - dan mereka bertanya-tanya tentang asal-usul nama-nama tersebut.

Wartawan BBC Thomas Naadi di ibu kota, Accra, mengatakan bahwa nama-nama seperti itu biasanya diberikan oleh para pemukim pertama di komunitas tersebut dan diambil dari pengalaman hidup orang-orang tersebut.

Hampir 80% penduduk Ghana memiliki akses ke listrik, hampir dua kali lipat rata-rata Afrika, menurut laporan terbaru Bank Dunia pada 2016.

Ini videonya:

Editor: Tariden Turnip
Sumber: bbc
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved