Gerhana Bulan Total

Pukul 05.19 WIB, Fase Bulan Kembali Terlihat Terang dan Membesar

Fenomena alam, gerhana bulan total (super blood moon) terjadi pada Sabtu (28/7/2018) dini hari tadi.

Pukul 05.19 WIB, Fase Bulan Kembali Terlihat Terang dan Membesar
abc.com
Gerhana Bulan 

TRIBUN-MEDAN.COM - Fenomena alam, gerhana bulan total (super blood moon) terjadi pada Sabtu (28/7/2018) dini hari tadi.

Gerhana Bulan merupakan peristiwa terhalangnya cahaya Matahari oleh Bumi sehingga cahaya tidak semuanya sampai ke Bulan.  

Peristiwa yang terjadi akibat dinamisnya pergerakan posisi Matahari, Bumi, dan Bulan ini hanya berlangsung saat fase purnama dan dapat diprediksi sebelumnya.

Proses Gerhana Bulan Total (GBT) terlama pada abad ke 21 dengan waktu 6 jam 14 menit dimulai pada saat Bulan mulai memasuki penumbra bumi pukul 00.13 WIB.

Pada proses ini kecerahan bulan lebih redup dibandingkan dengan kecerahan sebelum gerhana.

Deputi Bidang Geofisika BMKG, Muhammad Sadly mengatakan perubahan kecerahan tidak dapat dilihat oleh kasat mata.

"Perubahan kecerlangan ini tidak dapat dideteksi oleh mata tanpa alat, hanya dapat dideteksi dari hasil perbandingan perekaman antara sebelum gerhana dan setelah gerhana," ujar Sadly di Gedung A BMKG, Kemayoran, Jakarta Pusat, Sabtu (28/7/2018).

Kemudian bulan memasuki umbra Bumi pada pukul 01.24 WIB fase gerhana sebagian dimulai.

"Hal ini ditandai dengan sedikit lebih gelapnya bagian Bulan yang mulai memasuki umbra Bumi," katanya.

Semakin lama maka bagian gelap bulan ini semakin besar, hingga akhirnya seluruh piringan Bulan memasuki umbra Bumi pukul 02.30 WIB.

Halaman
12
Editor: Salomo Tarigan
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved