Gempa Bumi

Gempa 6,4 pada SR Lombok Diiringi 43 Kali Gempa Susulan Berdasarkan Catatan BMKG

Hasil analisis Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menunjukkan gempa bumi ini memiliki kekuatan 6,4 SR.

Gempa 6,4 pada SR Lombok Diiringi 43 Kali Gempa Susulan Berdasarkan Catatan BMKG
AFP
Ilustrasi gempa bumi. 

TRIBUN-MEDAN.com - Hari Minggu (29/7/2018) pukul 06.47 WITA, wilayah Lombok, Bali, dan Sumbawa diguncang bumi tektonik gempa bumi tektonik.

Hasil analisis Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menunjukkan gempa bumi ini memiliki kekuatan 6,4 SR.

Episenter gempa bumi terletak pada koordinat 8,4 LS dan 116,5 BT, atau tepatnya berlokasi di darat pada jarak 47 km arah timur laut Kota Mataram, Provinsi Nusa Tenggara Barat pada kedalaman 24 km.

Dengan memperhatikan lokasi episenter, kedalaman hiposenter, dan mekanisme sumbernya, maka gempa bumi yang terjadi merupakan jenis gempa bumi dangkal akibat aktivitas Sesar Naik Flores (Flores Back Arc Thrust).

Hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan, gempa ini dibangkitkan oleh deformasi batuan dengan mekanisme pergerakan naik (thrust fault).

Baca: Nekat Melahirkan hanya Dibantu Suami dengan Menonton YouTube, Perempuan Ini Tewas Mengenaskan

Baca: Seusai Beredar Foto Berciuman dengan Perempuan Bukan Istri, Anggota DPRD Beber Fakta Mengejutkan

Baca: Ingat Bu Dendy yang Viral usai Sawer Uang Pelakor? Begini Kabar Terkininya dengan Pak Dendy

Baca: Viral Video Istri Sah Memergoki Suami dengan Wanita Lain di Kafe, Terduga Selingkuhan Dijambak

Baca: Ustaz Abdul Somad Ternyata Idolakan Sosok Revolusioner Ini, Fotonya Sampai Ditempel di Dinding Kamar

Baca: Olla Ramlan Dikenal Figur Artis Ramah di Publik, Pengasuh Anak Beber Perilaku Asli Sang Majikan

Guncangan gempa bumi ini dilaporkan telah dirasakan di daerah Lombok Utara, Lombok Barat, Lombok Timur, Mataram, Lombok Tengah, Sumbawa Barat dan Sumbawa Besar pada skala intensitas II SIG-BMKG (IV MMI); Denpasar, Kuta, Nusa Dua, Karangasem, Singaraja dan Gianyar II SIG-BMKG (III-IV MMI).

Sementara di Bima dan Tuban II SIG-BMKG (III MMI); Singaraja pada skala II SIG-BMKG atau III MMI; dan Mataram pada skala II SIG-BMKG atau III MMI.

Hasil pemodelan menunjukkan bahwa gempa bumi tidak berpotensi tsunami.

Baca: Aura Kasih Lakoni Kiki Challenge dengan Alat Transportasi Ini, bukan dengan Mobil Loh

Baca: 8 Cara Memotret Gerhana Bulan Total, Bisa Pakai Kamera Smartphone Android Loh

Baca: Gerhana Bulan Total Tengah Malam Nanti, Simak Tata Cara Sholat dan Amalan Pahala Besar

Baca: Viral, Mempelai Perempuan Tanpa Pengantin Pria yang Selingkuh, Diumumkan di Hadapan Seribu Tamu

Baca: Perempuan yang Dikenal Ramah Itu Sudah Jadi Mayat di Semak-semak, Polisi Amankan Terduga Pelaku

Baca: Putri Pedangdut Senior dan Terkenal Ini Tak Malu Berjualan Puding di Pinggir Jalan, Jiwa Wirausaha

Hingga saat ini, berdasarkan sumber informasi BPBD Lombok Timur, dilaporkan adanya dampak kerusakan yang ditimbulkan akibat gempa bumi tersebut di Desa Darakunci, Lombok Timur.

Hingga pukul 09.18 WITA, hasil monitoring BMKG menunjukkan telah terjadi 43 gempa bumi susulan (aftershock) yang paling kuat 5,7 SR.

Kepada masyarakat diimbau agar tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya.(*)

Artikel ini telah tayang di tribun-bali.com dengan judul Hingga Pukul 09.18 WITA, BMKG Mencatat 43 Gempa Susulan Mengiringi Gempa Bumi Lombok

Editor: Randy P.F Hutagaol
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved