Barang Bukti Sepaket Sabusabu, Adik Wali Kota Siantar Hanya Divonis Satu Tahun

Ardiansyah alias Kiki duduk di bangku pesakitan bersama rekannya Zulkifli Hutagalung yang juga Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemko Siantar.

Barang Bukti Sepaket Sabusabu, Adik Wali Kota Siantar Hanya Divonis Satu Tahun
TRIBUN MEDAN/TOMMY SIMATUPANG
Adriansyah (belakang) adik Wali Kota Siantar usai mengikuti sidang vonis kepemilikan sabu di Pengadilan Simalungun, Selasa (31/7/2018). 

Laporan Wartawan Tribun Medan / Tommy Simatupang

TRIBUN-MEDAN.com, SIMALUNGUN - Adriansyah adik kandung Hefriansyah Nor Wali Kota Siantar kepemilikan satu klip pake sabu divonis satu tahun penjara.

Ardiansyah alias Kiki duduk di bangku pesakitan bersama rekannya Zulkifli Hutagalung yang juga Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemko Siantar.

Hakim Ketua dalam sidang ini yakni Lisfer Berutu yang juga Ketua Pengadilan Simalungun didampingi Mince Ginting dan Novarina Manurung, dengan Christianto Situmorang bertindak sebagai jaksa penuntut umum (JPU).

Dalam amar putusannya, terdakwa terbukti bersalah melakukan tindak pidana Pasal 127 ayat (1) huruf a Undang-undang RI Nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika Jo Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHPidana.

Hal ini tidak sesuai dengan Jaksa penuntut yang menyatakan terdakwa melanggar pasal 112 (1) UU RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika, jo pasal 132.

"Menjatuhkan pidana terhadap Adriansyah dan Zulkifli Hutagalung dengan pidana penjara masing-masing selama 1 tahun dikurangkan selama terdakwa berada dalam masa tahanan," kata Lisfer Berutu, Selasa,(31/7/2018).

Jaksa penuntut umum, Christianto Situmorang yang sebelumnya menuntut terdakwa enam tahun langsung mengajukan rencana banding.

Pantauan tribun-medan.com, wajah Adriansyah tampak pucat. Ekspresi wajahnya tampak biasa saja mendengar vonis satu tahun. Bahkan, Ia tampak diam sepanjang sidang. Saat dikawal polisi memasuki ruang tahanan sementara, Ardiansyah menutup wajahnya.

Sebelumnya, JPU Christianto Situmorang menyatakan kedua terdakwa melanggar pasal 112 (1) UU RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dan menuntut kedua terdakwa masing-masing selama 6 tahun penjara dan denda Rp800 juta subsider 3 bulan kurungan.

Sesuai dakwaan JPU, Jumat (16/3/2018) sekira pukul 11.45 WiIB, saksi-saksi dari Polres Simalungun, yakni Hengki, V. Purba, Aswin, Andi, H Tampubolon dan Syarif mendapat informasi dari masyarakat di Huta Tengko, Kecamatan Panombean Panei, Kabupaten Simalungun sering terjadi transaksi narkotika jenis sabu.

Setelah menerima informasi tersebut, para saksi (polisi) melakukan penyelidikan ke lokasi dimaksud dan sesampainya di sana, mereka melihat seorang laki-laki sedang mengendarai sepeda motor Honda Beat warna putih.

(tmy/tribun-medan.com) 

***

SIMAK BERITA TERPOPULER LAINNYA 

Hotman Paris - DJ Dinar Candy. (Instagram.com)
Hotman Paris - DJ Dinar Candy. (Instagram.com) (Instagram.com)

 Jawaban Menohok Hotman Paris Hutapea Seusai Digoda dan Dimintai Sawer oleh Dj Dinar Candy

 Arti Unggahan Fatin Pakai Bahasa Spanyol Usai Dibilang Iis Dahlia tak Punya Tata Krama, Gak Disangka

Menguak Misteri Kematian Ibu Tien Soeharto, Kapolri Jawab Isu Tertembak! Ini Firasat Pak Harto 

 

 

ANIES VS AHOK
ANIES VS AHOK (DOK/KOLASE)

 Tak Terima Dituding Berpolitik, Ketua KASN Bongkar Borok Anies dan Bandingkan dengan Ahok

 Inilah Wadir Resnarkoba AKBP Hartono yang Diciduk Petugas Bandara Bawa 23,8 Gram Sabu

 Detik-detik Paskibra Pematangsiantar Keroyok Sopir Angkot dan Tendang Perempuan, Lihat Videonya. .

Penulis: Tommy Simatupang
Editor: Feriansyah Nasution
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved