Rudi Guru Singa Tersangka Penebas Leher Siswi SMP Usai Dirudapaksa, Menyerahkan Diri
Usai sudah pelarian Rudi Guru Singa alias Bapak Ocid, warga Desa Bintang Meriah Dusun III Kecamatan Pancur Batu.
Penulis: M.Andimaz Kahfi |
Laporan Wartawan Tribun Medan / M Andimaz Kahfi
TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Usai sudah pelarian Rudi Guru Singa alias Bapak Ocid, warga Desa Bintang Meriah Dusun III Kecamatan Pancur Batu.
Pelaku penganiayaan kejam terhadap KS alias Bunga dengan cara menebas leher korban, akhirnya menyerahkan diri pada Kamis (2/8/2018).
Sebelumnya setelah melakukan aksi kejam itu, pelaku sempat bersembunyi disuatu tempat.
Bahkan Tim Satreskrim Polsek Kutalimbaru sempat lakukan penyisiran ke Dusun III Timbang Lawan Tengah Desa Bintang Meriah.
Desa Rambung Baru Kecamatan Sibolangit dan Desa Sembahe untuk mencari keberadaan pelaku, serta membuat pelaku masuk dalam Target DPO Polsek Kutalimbaru.
Kapolsek Kutalimbaru AKP Martualesi Sitepu juga sempat mengimbau kepada keluarga pelaku termasuk isterinya Devi Br Ginting untuk mencari keberadaan tersangka, agar segera menyerahkan diri.
Karena apabila tidak ada niat baik maka tidak menutup kemungkinan akan diberikan tindakan tegas dan terukur.
Sorenya sekitar pukul 16.20 WIB, saat dihubungi via telepon seluler Kapolsek Kutalimbaru AKP Martualesi Sitepu mengatakan bahwa tersangka menyerahkan diri, setelah diimbau melalui pihak keluarga.
"Kita ultimatum kepada keluarganya agar menyerahkan tersangka. Karena kalau Polisi yang menangkap akan diberikan tindakan tegas terukur," kata Martualesi, Kamis (2/8/2018).
Ia menambahkan bahwa keluarga tersangka, akhirnya terdorong dan merasa iba dengan kondisi yang dialami oleh korban dan bersedia menyerahkan tersangka sekitar pukul 16.00 WIB tanpa adanya melakukan perlawanan.
"Saat ini kita masih dilapangan lakukan pengembangan, mencari barang bukti yang digunakan oleh tersangka untuk menganiaya korban, mohon doanya," pungkas Martualesi.
Menurut Martualesi Sitepu mengatakan kalau pelaku sehari-hari bekerja sebagai tukang jagal hewan dan penarik becak.
"Diduga kuat yang bersangkutan telah melakukan pemerkosaan terhadap korban. Namun karena korban meronta, pelaku kemudian kalap lalu menebas leher korban. Sepertinya dia mengidap kelainan (jiwa)," kata Martualesi yang dihubungi Tribun-Medan.com via ponsel, Rabu (1/8/2018).
KS sebut saja namanya Bunga perempuan berusia 13, yang masih duduk di kelas 1 SMP warga Dusun IV Desa Sugau Kecamatan Pancur Batu tersebut.
Diketahui Bunga alami penganiayaan berat pada Selasa (31/7/2018) sekitar pukul 21.00 WIB kemarin, yang dilakukan oleh salah seorang pria.
Korban ditemukan dalam keadaan leher ditebas dan berlumuran darah setelah diperkosa oleh pelaku.
"Korban mengalami luka menganga di leher. Diduga luka korban akibat digorok," kata Kapolsek Kutalimbaru AKP Martualesi Sitepu, Rabu (1/8/2018).
Dia mengatakan pelaku mengira korban telah tewas lalu ditinggalkan.
Tidak tahunya korban masih hidup dan berhasil berjalan meminta pertolongan di tepi jalan.
"Iya begitu kemungkinannya," kata Martualesi.
Martualesi Sitepu mengatakan korban ditemukan oleh saksi atas nama Tia ketika melintas di Jalan Suka Dame antara Desa Suka Dame dan Namo Rindang Kecamatan Kutalimbaru.
Saksi mendengar suara dan meminta tolong.
Tia yang mendengar teriakan meminta tolong itu, seketika berhenti dan membawa korban ke Puskesmas Pancur Batu namun akhirnya dirujuk ke salah satu RS pemerintah.
Martualesi menjelaskan bahwa dari hasil penyelidikan diketahui, sebelum kejadian sekitar pukul 16.00 WIB korban permisi kepada ibunya dengan alasan hendak pergi ke Warnet.
Dan dari hasil interogasi korban, ia menerangkan pelaku bernama Rudi Guru Singa alias Bapak Ocid.
Dia merupakan warga Desa Bintang Meriah Dusun III Kecamtan Pancur Batu, yang sehari-harinya berprofesi sebagai tukang becak.
"Dugaan sementara motif pelaku hendak menggagahi korban namun kuat dugaan korban menolak sehingga pelaku beringas menghajar korban," ungkap Martualesi.
Lebih lanjut, saat ini tindakan yang dilakukan adalah mengecek kondisi korban di RS Adam Malik Medan dan melalui Unit Reskrim Polsek Pancur Batu dipimpin Kanit IPTU Suhaily Amri.
***
BACA BERITA TERPOPULER LAINNYA:
Inilah Sosok Cewek Cantik yang Jenguk Ahok di Penjara, Berikut Foto-fotonya!
Menguak Intimidasi yang Dialami Najwa Shihab Usai Ungkap Kamar Mewah Napi, Simak Videonya
Tak Disangka, Sule Akui Terpancing Emosi atas Statemen Shandy Aulia, Foto Screenshot Direct Message
Diterkam Buaya hingga Tarik-menarik di Sungai demi Selamatkan Anak, Lihat Videonya
Ayah Siswi SMP yang Digorok Blak-blakan soal Kelakuan Putrinya
Motif Rudi Guru Singa Pelaku Keji Tega Rudapaksa Lalu Menebas Leher Siswi SMP
Ini Profil Mayjen Sabrar Fadhilah, Pangdam I/Bukit Barisan yang Baru, Pernah jadi Ajudan Boediono
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/rudi-guru-singa-alias-bapak-ocid-30-yang-tega-memperkosa_20180801_163949.jpg)