Innalillahiwainnailaihirojiun, Calhaj asal Tebingtinggi Ini Wafat di Makkah

Calhaj asal Tebingtinggi tersebut wafat Minggu (5/6/18) sekitar pukul 10.20 Waktu Arab Saudi.

Tayang:
Penulis: Alija Magribi |
TRIBUN MEDAN/ALIJA MAGRIBI
Petugas Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) Medan melakukan cek kesehatan Calhaj sebelum berangkat ke Tanah Suci Makkah. 

Laporan Wartawan Tribun Medan/Alija Magribi

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Jemaah asal UPT Asrama Haji Embarkasi Medan wafat di tanah suci.

Kali ini calhaj asal Kota Tebingtinggi bernama Bainah Banua Siregar menghembuskan nafas terakhirnya di Klinik Kesehatan Haji Indonesia (KKHI) Makkah

Bainah Banua Siregar yang berangkat dalam kloter 08/MES didiagnosa mengalami penyakit pernafasan sehingga tidak mampu menunaikan seluruh rukun Islam yang kelima tersebut.

"Innalilahi wa Inna ilaihi Roji'un, telah berpulang ibunda jemaah haji atas nama Bainah Banua Siregar yang tutup usia 72 tahun. Beliau merupakan calhaj asal Jalan Bukit Suling, Lingkungan IV, Kelurahan Rantau Laban, Kecamatan Rambutan, Tebingtinggi," ujar Ketua Panitia Pelaksana Ibadah Haji Embarkasi Medan, Darmansah kepada wartawan.

Calhaj asal Tebingtinggi tersebut wafat Minggu (5/6/18) sekitar pukul 10.20 Waktu Arab Saudi. Rencananya, setelah dikabarkan, ahli waris Calhaj yang wafat akan diberikan santunan oleh PT Asuransi Takaful Keluarga. 

Adapun besaran premi yang dikutip dari calhaj yakni Rp 49.000. Kemudian santunan yang diberikan yakni Rp 18,5 juta bagi calhaj yang wafat karena sakit dan Rp 37 juta bagi calhaj  d yang meninggal akibat kecelakaan. 

“Adapun risiko cacat tetap karena kecelakaan mendapatkan santunan sebesar persentase tertentu sesuai dengan kriteria cacatnya,” ungkapnya.

Ketua PPIH Embarkasi Medan menambahkan, ahli waris jemaah haji yang wafat dapat mengajukan klaim asuransi setelah proses pemberangkatan dan pemulangan jemaah haji berakhir.

Darmansah mengatakan, sampai dengan hari ini jemaah haji Embarkasi Medan yang wafat berjumlah dua orang. Sebelumnya jemaah haji Kloter 02/MES asal  Kabupaten Asahan an. Katio Abdul Majid Simanjuntak Bin Abdul Majid Simanjuntak usia 59 tahun manifes  234 wafat pada tanggal 25 Juli 2018 di KKHI Madinah.

(cr15/tribun-medan.com)

Sumber: Tribun Medan
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved