Sadis, Sintua HKBP Disekap dan Kepalanya Dikampak Kawanan Rampok, Lepaskan Ikatan Tali Pakai Gigi

pelayan gereja HKBP Bahkapul korban penyekapan oleh lima kawanan perampok mendapatkan perawatan di Rumah Sakit Tiara.

Sadis, Sintua HKBP Disekap dan Kepalanya Dikampak Kawanan Rampok, Lepaskan Ikatan Tali Pakai Gigi
TRIBUN MEDAN/TOMMY SIMATUPANG
Lohot Sitanggang mendapatkan perawatan medis di RS Tiara Siantar, Selasa (7/8/2018). 

Perampok tersebut melanjutkan aksinya dengan mengikat kedua pasangan suami istri tersebut.

Selain itu, mulutnya juga dilakban kawanan perampok itu.

"Istri saya disekap di kamar mandi. Kalau saya, disekap di ruang dapur. Sama-sama disekap kami. Mulut kami juga dilakban," ujarnya.

Perampok pun mengambil uang dan perihiasaan yang tersimpan di dalam lemari.

Lohot mengatakan sebagian uang tersebut rencananya disetor ke resort HKBP dan sebagian lagi merupakan uang hasil panen sawit.

"Ada sekitar Rp 40 juta uang. Lalu, ada perhiasan istri saya yang juga diambil," tambahnya.

Setelah disekap selama 30 menit dan kawanan perampok itu kabur, Lohot mencoba menyelamatkan istrinya.

Dengan giginya, ia melepaskan ikatan istrinya di dalam kamar mandi.

"Istri saya yang sudah terlepas dari ikatan langsung memanggil tetangga-tetangga. Akhirnya, datanglah semua tetangga lalu polisi juga datang," pungkasnya.

(tmy/tribun-medan.com)

Penulis: Tommy Simatupang
Editor: Feriansyah Nasution
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved