Dianggap Melakukan Pencemaran Nama Baik, Hermianto Laporkan Jurnalis ke Polisi

Dalam laporan yang tertuang dalam Nomor STBL/1615/K/VIII/2018/SPKT Resta Medan, korban melaporkan oknum wartawan

Dianggap Melakukan Pencemaran Nama Baik, Hermianto Laporkan Jurnalis ke Polisi
Tribun Medan / M Fadli
Hermianto (24) warga Jalan Pukat Banting I Kecamatan Medan Tembung menunjukkan surat SPKT laporannya di Mapolrestabes Medan, Rabu (8/8/2018). 

Laporan wartawan Tribun Medan / M Fadli

TRIBUN-MEDAN.COM, MEDAN-Hermianto (24) warga Jalan Pukat Banting I Kecamatan Medan Tembung mendatangi Polrestabes Medan untuk membuat laporan dengan dugaan pencemaran baik atas pemberitaan yang menimpanya.

Dalam laporan yang tertuang dalam Nomor STBL/1615/K/VIII/2018/SPKT Resta Medan, korban melaporkan oknum wartawan salah satu media cetak di Medan yang diduga berinisial S.

"Saya tidak senang, dibuat keterangan (tangkap) dari saya, padahal saya tidak pernah kasih dia keterangan seperti, saya ketemu dia cuma sekali itu saja. Jadi saya laporkan atas dugaan pencemaran nama baik," ujar korban.

Ia menceritakan, awal mula pemberitaan ini bermula ketika dirinya mendatangi Polsek Percutseituan mengantarkan tersangka curanmor berinisial MY (32) yang menggasak sepeda motor Honda Vario BK 6321 MAU miliknya, Rabu (18/7/2018) lalu.

"Saat diserahkan pelaku di Polsek, dia datangi saya tanya alamat, nomor telepon, dan kronologi kejadian cuma sekali itu ketemu," ujarnya.

Seiring berjalannya waktu, Rabu (1/8/2018), korban dikejutkan dengan pemberitaan di media cetak yang menyebutkan bahwa Polsek Percut melepas tersangka curanmor dengan mahar Rp20 Juta.

Baca: Terungkap! Ternyata Pelaku Pembunuh Sadis Ferin Anjani Sudah 2 Kali Berbuat yang Sama

Baca: Perbuatan Asusila di Ruangan Pimpinan DPRD Terbongkar, Dua Pegawai Wanita Dipecat

"Tiba tiba ada di koran keluar, Rp20 Juta untuk tebusan curanmor isinya yang membuat saya tidak senang, dibuat keterangan dari saya, padahal saya tidak pernah kasih dia keterangan seperti itu, saya ketemu dia cuma sekali itu saja," jelasnya.

Baca: Jadi Pria Tampan, Terungkap Cara Dukun Menjelma hingga Gadis HS Terpedaya dan Disetubuhi

Baca: Hotman Paris Ungkap Cerita saat Ariel Minta Maaf pada Cut Tari Waktu Diperiksa Kasus Video Asusila

Tak jelas atas pemberitaan yang mencatut namanya itu, korban membuat laporan ‎dugaan pencemaran nama baik ke Polrestabes Medan.

"Harapan saya laporan itu diproses dan ditindak lanjuti, karena merugikan saya," harapnya.

Pemberitaan terkait tangkap lepas pencurian kendaraan bermotor (curanmor) dengan mahar Rp20 Juta di Polsek Percutseituan menurut korban dan pihak kepolisian itu adalah hoax.

(cr3/tribun-medan.com)

Penulis: Muhammad Fadli Taradifa
Editor: Joseph W Ginting
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved