Dugaan Penyelewengan Dana Hibah OKP, Kadispora Mangkir dari Panggilan Penyidik Tipikor

Dimana dana hibah diduga sebesar Rp 540 juta dibagikan KNPI untuk pembinaan OKP, bersumber dari Dispora Binjai.

Dugaan Penyelewengan Dana Hibah OKP, Kadispora Mangkir dari Panggilan Penyidik Tipikor
TRIBUN MEDAN/DEDY KURNIAWAN
Ketua KNPI Binjai hadiri panggilan penyidik Tipikor Polres Binjai terkait dugaan kasus penyelewengan dana hibah OKP, Kamis (2/8/2018) 

Saat hendak dikonfirmasi, Kadispora Binjai, Nani Sundari belum bisa ditemui. Dihubungi via telepon seluler juga tidak memberi jawaban. Dilayangkan pesan singkat oleh tribun-medan.com juga tidak ada balasan sama sekali.

Terpisah, Kapolres Binjai, AKBP Donald Simanjuntak dengan tegas telah berjanji, penyidik Tipikor bakal serius dan konsisten dalam melakukan penyelidikan dugaan penyelewengan dana hibah untuk 61 OKP.

Janji ini bukti Kapolres tidak pandang bulu meski Ketua KNPI Kota Binjai, Arif Rahman Nasution disebut-sebut keponakan Wali Kota Binjai, Muhammad Idaham yang telah diperiksa.

"Kami bekerja secara profesional saja. Tidak akan terpengaruh dengan adanya intervensi pihak tertentu," jelas Donald.

‎"Kami akan periksa siapa saja yang terlibat menerima dana hibah yang berasal dari dana negara itu. Kami tidak main-main dalam mengungkapnya (penyelidikan)," tegas Kapolres.

Sebelumnya, dugaan penyelewengan dana pembinaan OKP yang disalurkan oleh Komite Nasional Pemuda Indonesia Kota Binjai ditangani Mapolres Binjai. Ketua ‎KNPI Kota Binjai diduga melakukan penyunatan aliran dana senilai Rp 400 ribu, ke setiap pencairan dana pembinaan tersebut dan belum jelas dasar hukumnya.

(dyk/tribun-medan.com)

Penulis: Dedy Kurniawan
Editor: Feriansyah Nasution
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved