Penghuni Lembaga Pemasyarakatan Turut Mendoakan Korban Gempa NTB dan Bali
Sukardi Sianturi menjelaskan ada 240 warga binaan yang mengikuti doa duka cita untuk gempa di Lombok.
Penulis: Tommy Simatupang |
Laporan Wartawan Tribun Medan / Tommy Simatupang
TRIBUN-MEDAN.com, SIANTAR - Penghuni lembaga permasyarakatan (lapas) Klas IIA Kota Pematangsiantar berkumpul melakukan doa bersama untuk bencana alam yang terjadi di Lombok, NTB, Karangasem, dan Bali. Ratusan tahanan lapas menggelar doa di Aula Lapas Klas IIA Siantar, Jumat (10/8/2018).
Pantauan tribun-medan.com, ratusan tahanan memakai pakaian seragam duduk di kursi bersama dengan pegawai lapas. Mereka juga mendengar dakwah dan video di layar infocus.
Kepala Lapas Klas IIA Pematangsiantar Sukardi Sianturi menjelaskan ada 240 warga binaan yang mengikuti doa duka cita untuk gempa di Lombok. Ia berharap dengan gelar doa dapat menjauhkan Indonesia dari bencana-bencana besar.
Selain itu, mereka juga mendoakan penyelenggaraan Hari Ulang Tahun (HUT) RI ke 73 berjalan dengan hikmat. Pun pergelaran Asian Games 2018 berjalan sukses dan lancar.
Namun, belum semua tahanan yang ikut dalam doa di Aula. Kata Sukardi, warga binaan lainnga juga turut berdoa dari dalam kamar masing-masing.
"Kita harap ke depan Indonesia dijauhkan dari bencana, penyelenggaraan Asian Games dapat berjalan sukses, atlet dan suporter bermain sportif," ujar Sukardi.
Diketahui, doa bersama itu merupakan bagian dari program kegiatan Kementerian Hukum dan HAM RI. Seluruh lapas dan rumah tahanan se-Indonesia berdoa secara serentak.
"Acara ini terhubung langsung dengan Kementerian Hukum dan Ham RI," pungkasnya.
(tmy/tribun-medan.com)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/doa-bersama-untuk-korban-gempa-lombok_20180810_172254.jpg)