Ikatan Mahasiswa Dairi Suka Ngamen Galang Dana Pakai Lagu Daerah
Meski muda dan merantau ke Kota Medan tak lantas menjadikan mereka lupa akan tanah kelahiran.
Penulis: Tulus IT |
Laporan Wartawan Tribun Medan / Nanda Rizka S Nasution
TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Meski muda dan merantau ke Kota Medan tak lantas menjadikan mereka lupa akan tanah kelahiran.
Sebagai orang Dairi yang berkebudayaan Pakpak, Ikatan Mahasiswa Dairi (Imada) tidak meninggalkan identitas mereka dalam berorganisasi, termasuk ngamen.
"Kan biasa itu organisasi galang dana buat kegiatan. Kami suka ngamen, nah, ngamennya suka pakai lagu Dairi," Ketua Umum Imada Mei Sigalingging
Lagu yang mereka nyanyikan berjudul Dak Kelengenku Tanoh Dairi yang bisa diartikan sebagai kecintaan terhadap tanah Dairi dan rindu akan kembali ke sana
"Mau orang ngerti atau enggak, ya, gak tau lah yaa," tawanya
Tidak hanya ketika ngamen, mereka suka menyanyikannya ketika berkumpul di sekretariat Jalan Gendang No 16 C Padang Bulan sambil bermain gitar bersama
"Sekarang gak cuma orang Pakpak sih, ada Toba, bahkan Jawa. Tapi semua tau lagu itu," ujar mahasiswi Ilmu Administrasi Bisnis Fisip USU stambuk 2015 ini
Selain lagu daerah, ada satu makanan tradisional Dairi yang selalu mereka jual ketika aksi dana
"Namanya Peleng. Tapi kami jualannya di Dairi karena yang suka di sana," jelasnya
Peleng adalah makanam yang terbuat dari ayam yang dipanggang dengan sambal rawit dan andaliman
"Takutnya dijual di Medan nanti gak ada yang ngerti itu apa. Bumbunya juga khusus kami gak ada yang bisa masaknya," kata perempuan berkulit kuning langsat
Sedangkan, sama halnya dengan organisasi kedaerahan lain, Imada juga tidak melupakan tarian Pakpak ketika mengadakan suatu event.
"Tarian adat persembahan Pakpak itu gak ketinggalan,lah" ujarnya
Ikatan Mahasiswa Dairi adalah organisasi mempunyai visi menjadi wadah untuk mempersatukan dan meningkat kesadaran mahasiswa dari dairi dan atau memiliki historis di Dairi untuk turut serta membangunan Dairi yang didirikan pada 13 September, 20 tahun lalu
Mei berkata, "Dulu hanya USU, kemudian terbuka sehingga menyebar ke seluruh Kota Medan."
Saat ini anggota Imada adalah mahasiswa yang terbesar di Universitas Sumatera Utara, Universitas Negeri Medan, Universitas HKBP Nommensen, Institut Teknologi Medan, Politeknik Negeri Medan, STMIK Logika, Politeknik Kesehatan Medan dan sebagainya. (cr17/tribun-medan.com)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/para-pengurus-ikatan-mahasiswa-dairi-imada-tribun-medan-ho_20180811_163704.jpg)