Kadispora Pilih Mangkir dan Kirim Tiga Kabid ke Polres Binjai

Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Kadispora) Pemko Binjai, Nani Sundari mangkir saat dipanggil penyidik Unit Tindak Pidana Korupsi Polres Binjai.

Kadispora Pilih Mangkir dan Kirim Tiga Kabid ke Polres Binjai
TRIBUN MEDAN/DEDY KURNIAWAN
Ketua KNPI Binjai hadiri panggilan penyidik Tipikor Polres Binjai terkait dugaan kasus penyelewengan dana hibah OKP, Kamis (2/8/2018) 

Sayangnya, Nani belum bisa ditemui. Ketika nomor kontaknya dihubungi, Nani tidak memberikan jawaban.

Begitu juga saat dilayangkan pesan singkat, Nani tidak membalas.

Baca: Ketua KNPI Diperiksa Lima Jam, PolisiTelusuri Dugaan Penyelewengan Dana Hibah OKP

Kapolres Binjai, AKBP Donald Simanjuntak menegaskan bahwa penyidik tidak akan main-main dalam menangani kasus ini.

Menurut Donald, pihaknya tidak akan pandang bulu menegakkan hukum, meski Ketua KNPI Kota Binjai, Arif Rahman Nasution yang disebut-sebut sebagai keponakan Wali Kota Binjai, M Idaham terlibat.

"Kami bekerja secara profesional saja. Tidak akan terpengaruh dengan adanya intervensi pihak tertentu," jelas Donald.

Ia mengatakan, siapa saja yang terlibat pasti diproses.

Dirinya meminta waktu pada masyarakat untuk menuntaskan kasus ini guna menyeret tersangka dalam kasus penyelewengan dana hibah tersebut.

Massa KNPI membawa sejumlah poster dan spanduk berisikan kecaman terhadap Wali Kota Medan, T Dzulmi Eldin. Massa menilai Eldin tak becus memimpin Kota Medan, Senin (16/10/2017). (Tribun-medan.com/ Array Argus)
Massa KNPI membawa sejumlah poster dan spanduk berisikan kecaman terhadap Wali Kota Medan, T Dzulmi Eldin. Massa menilai Eldin tak becus memimpin Kota Medan, Senin (16/10/2017). (Tribun-medan.com/ Array Argus) (Tribun-medan.com/ Array Argus)

Selama proses penyelidikan, KNPI Kota Binjai dibawah kepemimpinan Arif Rahman Nasution terbukti memotong dana hibah untuk 61 OKP sebesar Rp 400 ribu.

Fakta itu diungkapkan oleh Ketua Dewan Pimpinan Cabang Gerakan Muda Hati Nurani Rakyat (Gema Hanura) Kota Binjai, Ismail Lubis.

Kata Ismail, organisasinya mendapatkan potongan sebagaimana dimaksud.

Alsan pengurus melakukan pemotongan untuk makan dan minum kawan-kawan.

Namun, tidak dijelaskan kawan yang mana dalam kasus ini.(dyk)

Editor: Array A Argus
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved