Anggar Jago, Polsek Delitua Sikat Preman Kampung, Kerap Ganggu Warga dan Buat Keributan

Pasalnya kelakuan preman yang diduga kerap membawa sajam meresahkan warga. Idit diduga terlibat penyerangan rumah warga

Anggar Jago, Polsek Delitua Sikat Preman Kampung, Kerap Ganggu Warga dan Buat Keributan
Tribun Medan / M Fadli
Preman Bersajam diamankan Polsek Delitua karena diduga melakukan penyerangan rumah warga, Senin (13/8/2018). 

Kapolsek Delitua Kompol Bernard Manalu SH SIK yang dikonfirmasi terkait diduga pelaku yang bernama Idit dan rekan-rekannya sebelumnya sudah dilaporkan terkait penyerangan rumah korban, Kapolsek mengaku belum mengetahui laporan tersebut.

"Segera saya cek guna ditindaklanjuti," katanya dengan tegas melalui WhatsApp.

Baca: Pelatih Persija Jakarta, Stefano Cugurra Puji Kiper PSMS Setinggi Langit

Baca: Selamat Menjalankan Aktivitas Baru untuk Cancer! Selamat Bertugas

Sebelumnya, tim Pegasus Unit Reskrim Polsek Delitua mengamankan seorang preman kampung bersajam, Idit (34) warga Jalan Pintu Air IV Gang Pantai Ujung Kelurahan Kuala Bekala, Kecamatan Medan Johor, yang selama ini sangat meresahkan masyarakat.

Baca: Peter Butler Bangga PSMS Curi Poin dari Tim Kuat, Gelandang Berharap jadi Titik Balik

Baca: Kepala Sekolah MAPN4 Minta Guru yang Dipecat Tidak Buat Kerusuhan atau Berhadapan dengan Polisi

Baca: Briptu Reza Ditangkap saat Tidur dengan 2 Wanita, Simpan 13 Gram Sabusabu di Kamar Kos

Kapolsek Delitua Kompol Bernard Malau SH SIK ketika dikonfirmasi wartawan membenarkan bahwa pihaknya telah mengamankan seorang preman kampung berikut barang bukti sajam jenis pisau yang disita dari saku celana Idit.

"Sekira pukul 12.00 WIB, Tim Pegasus mendapat informasi dari masyarakat yang menyebutkan bahwa tersangka diamankan di Jalan Pintu Air IV Gang Lingga Raya Ujung karena membuat resah warga kampung," ujar Kompol Bernard, Senin (13/8/2018).

Atas informasi tersebut sambung Kapolsek, Tim Pegasus yang dipimpin Panit 2 Reskrim Iptu Idem Sitepu langsung menuju ke lokasi.

Selanjutnya petugas melakukan penggeledahan di tubuh tersangka. Alhasil, dari saku celana kiri depan tersangka ditemukan sebilah pisau. Selanjutnya tersangka berikut barang bukti diboyong ke Mako guna menjalani pemeriksaan intensif.

"Pelaku disangkakan Pasal Undang-Undang Darurat tentang kepemilikan senjata tajam. Saya tegaskan, kami tidak akan berkompromi dengan yang namanya preman, apalagi sudah meresahkan masyarakat," tegasnya.

(cr3/tribun-medan.com)

Penulis: Muhammad Fadli Taradifa
Editor: Joseph W Ginting
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved