Tak Undurkan Diri dari PNS, Kepala Bapenda Raslan Terancam Tak Masuk Daftar Caleg Tetap

Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Deliserdang, Raslan Sitompul masuk dalam Daftar Caleg Sementara (DCS)

Tak Undurkan Diri dari PNS, Kepala Bapenda Raslan Terancam Tak Masuk Daftar Caleg Tetap
Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Raslan Sitompul. 

Laporan Wartawan Tribun Medan / Indra Gunawan Sipahutar

TRIBUN-MEDAN.com, LUBUKPAKAM - Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Deliserdang, Raslan Sitompul masuk dalam Daftar Caleg Sementara (DCS) DPRD Deliserdang, Sumatera Utara.

Ia menjadi Caleg dari Partai Nasdem dapil II Deliserdang.

Namun dirinya terancam tidak dapat di tetapkan sebagai Daftar Caleg Tetap (DCT).

Hal ini lantaran dirinya belum juga mengajukan permohonan pengunduran diri.

Komisioner KPU Deliserdang, Bobby Indra Prayoga mengaku kalau saat ini mereka sudah mendapat pengaduan dari masyarakat tentang kelengkapan berkas pencalonannya.

Disebut atas hal itu mereka pun sudah menyampaikan hal tersebut kepada Partai Nasdem.

Karena yang diajukan bukan pengunduran diri Raslan melainkan SK pensiunnya yang waktunya melebihi batas waktu penetapan Daftar Caleg Tetap (DCT).

" Begitu kita dapat pengaduan dari masyarakat kita tindaklanjuti. Dan kita teliti SK pensiunnya melebihi batas waktu penetapan DCT yang akan dilakukan di bulan September. Sudah kita sampaikan sama partainya, katanya parpolnya akan menanyakan ke dia (Raslan) soal itu (perihal pengunduran diri sebagai ASN). Ya tidak bisa lagi lah sekarang ini untuk dilengkapi,"kata Bobby Selasa, (14/8).

Informasi yang dikumpulkan di Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Deliserdang kalau Raslan Sitompul mengajukan usul pensiun karena telah mau mencapai Batas Usia Pensiun (BUP).

Apa yang dilakukannya itu berbeda dengan apa yang dilakukan Kadis Pendidikan, Wastiana Harahap yang juga ikut mencalonkan diri sebagai Caleg.

" Jadi karena bulan lahir pak Raslan Oktober maka dia mulai pensiun 1 November. SK pensiunnya sudah keluar karena dia ngurus sendiri ke BKN. Kalau ibu Wastiana terhitung 1 September mulai berlaku karena memang dia mengajukan usulan pensiun karena kemauan sendiri karena mau Caleg tapi kalau pak Raslan tidak ada hubungannya sama Caleg. Apa yang dilakukan pak Raslan itu seperti yang dilakukan PNS pada umumnya bukan karena kemauan sendiri," kata Kabid Pensiun, Heny.

(dra/tribun-medan.com)

Penulis: Indra Gunawan
Editor: Fahrizal Fahmi Daulay
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved