Tuntut Pembayaran Insentif, Pengemudi Gojek Curhat ke Wakil Rakyat 

Seluruh mobil pribadi yang dipakai untuk mengangkut penumpang diparkirkan dua baris di sepanjang sisi Lapangan Merdeka.

Tribun Medan / Tommy Simatupang
Massa ojek online saat berdemo di Gedung DPRD Siantar, Rabu (15/8/2018). 

Laporan Wartawan Tribun Medan / Tommy Simatupang

TRIBUN-MEDAN.com, SIANTAR - Massa Forum Komunikasi Driver Online Siantar (FKDOS) menggelar unjuk rasa di depan Gedung DPRD Siantar, Rabu (15/8/2018). Massa menuntut PT Go-JEK Indonesia untuk mengembalikan insentif dan memberlakukan amnesti atau pemutihan.

Aksi ini merupakan pertama kali dilakukan sejak masuknya angkutan online di Kota Pematangsiantar.

Awalnya para pengemudi angkutan online berkumpul di Lapangan Pariwisata, Jalan Merdeka. Seluruh mobil pribadi yang dipakai untuk mengangkut penumpang diparkirkan dua baris di sepanjang sisi Lapangan Merdeka.

Sementara dalam menggelar unjuk rasa, para pengemudi itu berjalan kaki melewati Jalan Sutomo yang diiringi satu unit mobil pikap membawa pengeras suara.

Aksi di depan kantor DPRD berjalan damai dan tidak terlalu lama. Sejumlah koordinator pengemudi online langsung diterima oleh ketua DPRD Pematangsiantar, Marulitua Hutapea didampingi Henri Dunand Sinaga selaku anggota Komisi II DPRD.

Usai keluar dari ruang kerja ketua DPRD, para pengemudi online memberikan kesempatan kepada Marulitua Hutapea menanggapi aksi unjuk rasa tersebut.

Baca juga

Mahfud MD Tidak Kecewa Pada Jokowi Namun Tersinggung Perkataan Romahurmuziy, Kenapa?

BREAKING NEWS: WOW! Polres Langkat OTT 11 Kepala Sekolah di Kabupaten Langkat

CPNS 2018 - Menteri PAN-RB Diganti, Begini Kabar Terbaru BKN soal Penerimaan Pegawai Pemerintah

Marulitua Hutapea mengatakan akan menindaklanjuti tuntutan pengemudi online. Hanya saja, harus terlebih dahulu ada surat masuk ke lembaga DPRD dari pihak FKDOS sehingga dapat ditindaklanjuti ke Dinas Perhubungan (Dishub) dalam bentuk Rapat Dengar Pendapat (RDP).

Baca: Unik, Pelajar Jurusan Kecantikan Ciptakan Gaun dari Plastik Daur Ulang

"Mudah-mudahan dengan adanya RDP dengan pihak Dishub dan pihak PT Gojek masalah ini dapat teratasi. Kami mendukung pengemudi online dan kita cari solusi terbaik karena kita dengar tadi tidak sedikit yang mengkredit mobil," ujar Maruli singkat yang disambut para pengemudi online.

Baca: Paripurna DPRD Boydo Curhat Tentang Masalah Medan di Hadapan Wali Kota 

Baca: Rayakan Kemerdekaan Komunitas Gelar Pengibaran Bendera dari Bawah Laut di Sibolga

Sementar koordinasi aksi, Ibnu Hasif Saragih mengatakan bahwa aksi ini dilakukan karena belakangan pihak PT Gojek melakukan tindakan atau kebijakan sepihak yang merugikan pengemudi online.

Baca juga

Kejagung Ajak Pemuda Sadar Hukum dan Tidak  jadi Pelaku Penyebar Hoaks dan Perundungan 

Pedagang Mengeluh Jelang 17 Agustus Pembeli Bendera dan Pernak-pernik Sepi

Halaman
12
Penulis: Tommy Simatupang
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved