Jembatan Ekowisata Mangrove Goyang, Wali Kota Minta Segera Diganti Kayu yang Kuat
Eldin meminta agar jembatan tersebut diganti untuk keselamatan dan kenyamanan para wisatawan.
Penulis: Liska Rahayu |
Laporan Wartawan Tribun Medan/Liska Rahayu
TRIBUN-MEDAN.Com, MEDAN - Usai melakukan penanaman mangrove di kawasan Ekowisata Mangrove Sicanang, Wali Kota Medan T Dzulmi Eldin mengelilingi daerah wisata tersebut.
Hal menarik terlihat ketika jembatan bambu yang dilalui rombongan bergoyang.
Melihat hal ini, Eldin meminta agar jembatan tersebut diganti untuk keselamatan dan kenyamanan para wisatawan.
"Pergantian ini penting dilakukan agar masyarakat maupun wisatawan yang datang berkunjung kemari akan merasa aman dan nyaman saat mengitari kawasan mangrove ini,” katanya.
Eldin meminta agar jembatan yang terbuat dari bambu tersebut diganti dengan kayu api-api yang lebih kuat. Dia pun memerintahkan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait untuk segera menggantinya.
Aksi penanaman pohon mangrove ini merupakan rangkaian acara Aksi Sapta Pesona dan Sadar Wisata Mangrove yang digelar oleh Dinas Pariwisata Kota Medan. Selain untuk memeriahkan HUT ke-73 Republik Indonesia, penanaman mangrove ini juga dilakukan untuk menghijaukan kembali kawasan hutan mangrove.
"Usai penanaman bibit pohon mangrove ini, Pemko Medan melalui OPD terkait akan terus mengembangkan hutan mangrove sehingga menjadi objek wisata yang menarik. Di samping itu tentunya harus mendapat dukungan penuh masyarakat sekitar sehingga keinginan itu dapat terwujud,” katanya.
Penanaman bibit mangrove tersebut juga berguna sebagai penghijauan dan penahan abrasi laut.
"Yang lebih penting lagi, untuk.mengembangkan Medan bagian Utara menjadi destinasi wisata mangrove maupun bahari," katanya.
(cr5/tribun-medan.com)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/wisata-mangrove_20180819_171439.jpg)