Breaking News

Terlibat Peredaran Sabu 150 Kg, Politisi Nasdem Langkat Dikenal Rekan Ramah dan Pendiam

Tertangkapnya Anggota DPRD Langkat, IH terkait temuan 150 Kg sabusabu sontak bikin kalangan DPRD Langkat terkejut

Terlibat Peredaran Sabu 150 Kg, Politisi Nasdem Langkat Dikenal Rekan Ramah dan Pendiam
IST
Ibrahim Hasan,anggota DPRD Langkat dari Fraksi Nasdem 

Laporan Wartawan Tribun Medan / Dedy Kurniawan

TRIBUN-MEDAN.com, LANGKAT - Tertangkapnya Anggota DPRD Langkat, Ibrahim Hasan alias IH terkait temuan 150 Kg sabusabu sontak bikin kalangan DPRD Langkat terkejut.

Selama ini IH yang merupakan politisi demokrat dikenal sosok yang ramah, pendiam, dan tidak pernah tampil glamour.

Sekretaris DPRD Langkat, Basrah ditemui di Kompleks DPRD Langkat mengatakan baru tahu kabar lewat media sosial.

Ia menjelaskan bahwa IH selama ini berdinas di Komisi A sebagai Wakil Ketua Komisi A di bawah pimpinan Ketua Komisi A, Munhasyar Fraksi Golkar

"Yang berhak bicara soal ini pimpinan dewan, karena ini masalah dewan. Saya juga baru tahu dari media tadi pagi. Dia di Komisi A, orangnya biasa hadir rajin kayak dewan pada umumnya," kata Basrah di ruang Bagian Umum DPRD Langkat, Senin (20/8/2018).

Terkait dugaan keterlibatan IH dalam bisnis haram sabu-sabu, Sekwan mengatakan pihaknya hanya menunggu proses hukum yang sedang berjalan.

Dan IH bisa dicopot jika terbukti terlibat, melalui sejumlah proses mekanisme yang berlaku.

"Ini lagi proses, terlepas benarnya belum tahu. Mungkin BNN nanti ada konpres. Ini nunggu proses dulu apakah dia sudah tersangka apa belum. Kita disini ada BKD, jadi kita rapat dulu, baru rapatkan dengan pimpinan dewan, soal pemberhentiannya tetap ada di partai yang mengusulkan," jelasnya.

Saat ditanyai keseharian sosok IH, Basrah Pandapotan mengatakan bahwa IH tidak pernah berpenampilan glamour.

Katanya IH juga ramah menyapa staf di DPRD.

"Dia gak glamour, biasa saja dia, sama staf pun ramah dia orangnya," ujarnya.

Pegawai DPRD Langkat Bidang Umum, Kamal Ihsan senada mengatakan bahwa IH orangnya agak pendiam, baik dan ramah. Sehingga, kabar IH terlibat dugaan bandar besar bikin terkejut.

"Ya dibilang ramah ya ramah. Sama kami baik dia. Terkejut juga. Gak nyangka juga kami. Dia itu di Komisi A membidangi Pemerintahan, Hukum dan HAM," ujarnya.

(Dyk/tribun-medan.com)

Penulis: Dedy Kurniawan
Editor: Fahrizal Fahmi Daulay
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved