Breaking News:

Pilpres 2019

Bawaslu Usut Dugaan Mahar Politik Rp 500 M dan Periksa Saksi, Politisi PAN: Cuma Lucu-lucuan

Bawaslu melakukan pengusutan mahar politik yang diduga diterima PAN dan PKS. Isu mencuat diembuskan Andi Arief

Kolase Tribunnews
Andi Arief, Prabowo dan Sandiaga Uno 

TRIBUN-MEDAN.COM - Heboh penunjukan Sandiaga Uno jadi pendamping Prabowo Subianto di Pilpres 2019, seiring dengan mencuatnya isu mahar politik yang diembuskan Wakil Sekjen Partai Demokrat Andi Arief.

Teranyar, Bawaslu memulai pemeriksaan terkait dugaan mahar politik terhadap dua partai, PAN dan PKS, yang diduga diberikan oleh bakal cawapres, Sandiaga Uno.

Menurut Waketum PAN, Viva Yoga Mauladi, bahwa cuitan Andi Arief tersebut hanya lucu-lucuan.

"Itu lucu-lucuan aja lah," ujar Viva kepada wartawan di Kantor CSIS, Jakarta Pusat, Senin (20/8/2018).

Lebih jauh, jika partainya dipanggil, Viva meminta pemanggilan PAN harus didasarkan pada bukti otentik. Menurutnya harus ada dasar yang kuat untuk menjadi dasar pemanggilan partainya.

Baca: Hotman Paris Sindir Orang Kaya Kikir di Restoran, Pembantu Melongo tak Ikut Makan, Nih Videonya

"Pemanggilan masalah apa, pemanggilan itu kan harus ada bukti otentik loh. mana bukti otentiknya? Jangan ngaco, itu kan cuma lucu-lucuan saja nggak penting buat PAN," tegas Viva.

Seperti diketahui, Bawaslu berencana memanggil Wakil Sekretaris Jenderal Partai Demokrat Andi Arief untuk hadir sebagai saksi terkait laporan dugaan mahar politik yang disebut-sebut diberikan Sandiaga Uno kepada PAN dan PKS.

Pemanggilan tersebut merupakan tindak lanjut dari laporan yang sebelumnya dilayangkan Federasi Indonesia Bersatu, Selasa (14/8/2018) lalu.

"Saksi yang diajukan pelapor ada tiga orang, salah satunya Andi Arief," kata komisioner Bawaslu Ratna Dewi Petalolo, Senin (20/8/2018).

Sebelumnya, Federasi Indonesia Bersatu melaporkan dugaan kasus mahar politik yang dilakukan bakal cawapres Sandiaga Uno.

Halaman
1234
Editor: Salomo Tarigan
Sumber: Warta kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved