Pekerja Relokasi Makam untuk Jalan Tol Batang-Semarang Temukan Gigi Emas hingga Kain Kafan Utuh

Proses relokasi makam demi menghadirkan Jalan Tol Batang-Semarang terus dikerjakan, terutama di seksi 5 di Kota Semarang, Jawa Tengah.

Pekerja Relokasi Makam untuk Jalan Tol Batang-Semarang Temukan Gigi Emas hingga Kain Kafan Utuh
KOMPAS.com/NAZAR NURDIN
Lokasi relokasi pemindahan makam yang terkena jalan tol Batang-Semarang, Senin (20/8/2018). 

TRIBUN-MEDAN.com, SEMARANG — Proses relokasi makam demi menghadirkan Jalan Tol Batang-Semarang terus dikerjakan, terutama di seksi 5 di Kota Semarang, Jawa Tengah.

Di Kampung Klampisan, Kelurahan Purwoyoso, Kecamatan Ngaliyan, puluhan pekerja membongkar makam, lalu memindahkannya ke lokasi yang baru.

Beragam kisah ditemukan saat proses penggalian dan pemindahan itu. Mereka mengaku menemukan gigi emas hingga tulang jenazah yang masih utuh terbungkus kain kafan.

"Saya kemarin dapat gigi emas. Lalu saya serahkan ke koordinator penggali kubur. Saya tidak berani mengambil barang tersebut, takut kualat,” ujar salah satu penggali kubur, Nasokah, saat ditemui di lokasi makam, Senin (20/8/2018) kemarin.

Selain temuan gigi emas, para penggali kubur juga menemukan benda-benda lain di seputar makam. Selain itu, mereka juga menemukan sejumlah tulang jenazah yang masih utuh tersimpan di dalam kain kafan.

“Kemarin juga saya temukan kain kafan yang masih utuh. Saat saya buka ada yang tinggal tengkorak kepalanya,” ujarnya.

Hingga Senin (20/8/2018) kemarin, setidaknya sudah 333 jenazah yang dipindahkan ke lokasi pemakaman yang baru. Relokasi pemindahan makam ditarget selesai dalam 30 hari kerja atau sebulan.

Relokasi makam sendiri dikerjakan sejak Rabu (15/8/2018) lalu.

Koordinator Penataan dan Pemindahan relokasi makam Jalan Tol Batang-Semarang, Suyono, menjelaskan, temuan barang-barang saat pemindahan makam bukan hal yang baru. Dimungkinkan masih banyak barang yang tertinggal di area makam yang berusia sekitar 300 tahun itu.

Selain temuan barang, pihaknya juga mengaku menemukan lima jenazah dengan kain kafannya masih utuh. Padahal, kelima jenazah tersebut  dimakamkan sejak 3-5 tahun terakhir.

Halaman
12
Editor: Liston Damanik
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved