Pungli SIM

6 Fakta Kapolres Terlibat Bagi-bagi Jatah Pungli SIM, Mulai Komandan Lantas, PNS Polri dan Calo

Tribun-medan.com merangkum 6 fakta kejahatan pungli SIM terorganisir yang melibatkan kapolres dan bawahannya:

6 Fakta Kapolres Terlibat Bagi-bagi Jatah Pungli SIM, Mulai Komandan Lantas, PNS Polri dan Calo
ilustrasi/tribunnews

TRIBUN-MEDAN.COM - Persekongkolan oknum aparat melakukan pungutan liar (pungli) pembuatan Surat Izin Mengemudi (SIM) terbongkar, setelah Tim Saber Pungli Mabes Polri turun ke Satpas Polres Kediri.

Kapolres Kediri AKBP Erick Hermawan (ER) diduga kuat ikut bagi bagi jatah uang pungli bersama bawahannya.

Sejumlah Pegawai Negeri Sipil (PNS) Polri hingga calo pun ikut diciduk.

Kapolres CS dibawa ke Jakarta menjalani proses pemeriksaan oleh Divisi Propam Polri.

Barang Bukti Saber Pungli
Barang Bukti Saber Pungli (Kompas/ilustrasi)

Tribun-medan.com merangkum 6 fakta kejahatan pungli terorganisir yang melibatkan kapolres ini :

1. Terancam Dipecat dengan Tidak Hormat  

Kadiv Propam Polri Brigjen Pol Listyo Sigit Prabowo memastikan kebenaran adanya pelanggaran profesi dan etik dari Kapolres Kediri AKBP ER (Erick Hermawan).  

Listyo mengatakan AKBP ER terbukti terlibat dalam kasus dugaan pungutan liar di Satpas Polres Kediri. Terhadap aksinya itu, yang bersangkutan terancam sanksi mulai dari demosi hingga Pemberhentian Tidak Dengan Hormat (PTDH).  

"Iya benar terbukti, Kapolres (AKBP ER) diproses pelanggaran profesi dan etik. Saat ini akan kita proses lanjut untuk pelanggaran profesi," ujar Listyo, ketika dikonfirmasi, Selasa (21/8/2018).

"Kita usulkan posisinya untuk dievaluasi dan terhadap perbuatannya akan kita proses, karena melanggar profesi dan kode etik dengan sanksi mulai dari demosi sampai dengan PTDH," sambungnya.

Halaman
1234
Editor: Salomo Tarigan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved