Panda Education Gelar Japan Education Fair 2018, Gratis dan Terbuka untuk Umum
Orang Jepang dikenal pintar, sopan, dan penuh semangat. Mereka juga sosok pekerja keras dalam segala bidang
Laporan Wartawan Tribun Medan/Natalin
TRIBUN-MEDAN.COM, MEDAN - Orang Jepang dikenal pintar, sopan, dan penuh semangat. Mereka juga sosok pekerja keras dalam segala bidang. Tak heran ini yang membuat Jepang menjadi negara paling maju di Asia.
Salah satu faktor yang berperan penting membuat Jepang menjadi negara maju adalah sistem pendidikan mereka yang benar-benar hebat. Alhasil, mereka pun bisa mencetak generasi muda yang cekatan dan sangat cerdas dalam segala hal.
Panda Education menggelar Japan Education Fair 2018 untuk kedua kalinya, menghadirkan perwakilan universitas, sekolah dan agen kerja perusahaan Jepang di Grand Aston Hotel, Medan, Rabu (22/8/2018).
"Dulunya informasi tentang sekolah ke Jepang masih sedikit, dan sekarang sudah semakin banyak ketertarikan masyarakat Indonesia yang ingin melanjutkan sekolah ke Jepang. Akses sekolah ke Jepang cukup gampang, kualitas pendidikannya bagus, banyak beasiswa dan tentunya bisa dapat pekerjaan," kata Marketing Manager
Panda Education, Diana.
Ia menambahkan acara ini gratis dan terbuka untuk umum, selain itu juga, pihaknya menghadirkan enam universitas bersama agen pekerjaan yakni Konan University tentang Ilmu Pengetahuan Alam (IPA), Teknologi, R University of Marketing and Distribution Sciences tentang bisnis ekonomi, Tsuji Culinary Institut Group tentang sekolah kuliner, Syusei Technical College mengenai arsitektur, dan desain interior.
"Ada juga Osaka Sogo College of Design untuk animasi, manga, desain karakter games. Selanjutnya Osaka Bunka Kokusai Gakkou (OBKG), Sekolah Internasional Osaka Kebudayaan dan Bahasa Jepang. Kita juga spesial, menghadirkan J-line Corporation, agensi kerja untuk ke Jepang dan setiap perwakilan universitas ini serta Mrs.Miyuki Inoue sebagai Vice Principal, Pembicara OBKG berbagi informasi dengan para peserta tentang tata cara pendidikan Jepang," ucapnya.
Dari pantauan Tribun Medan, lebih kurang 500 peserta hadir dalam Japan Education Fair 2018 ini. "Rata-rata yang hadir dalam acara ini dari mahasiswa, pelajar dan para orangtua. Bagi Anda yang tertarik sekolah dan Kerja di Jepang, kita bisa belajar atau kursus bahasa Jepang dulu di Panda Education, satu paket, 24 kali pertemuan dibanderol Rp 1,1 juta," kata Diana
Diana mengatakan setiap murid di Jepang boleh bekerja paruh waktu, asal tidak melewati batas waktu yang telah ditentukan dari pemerintah. Jadi biaya hidup bisa dicari sendiri, orangtua hanya membayar biaya untuk uang sekolah selama belajar di Jepang.
"Uang kuliah di Jepang, kurang lebih Rp 50 juta per semester, jadi banyak murid, dua tahun pertama belajar Bahasa Jepang untuk memperkuat bahasanya. Dan biasanya banyak universitas dari Jepang yang memberi beasiswa tanpa ikatan dinas. Selain itu fasilitas cicilan uang kuliah juga diberikan untuk warga asing," ujarnya.
Menurut Diana, di Jepang, mahasiswa tidak menyusun skripsi namun mahasiswa yang ingin lulus dari universitas harus mendapatkan pekerjaan. Jadi ketika mahasiswa tamat, biasanya langsung dapat pekerjaan.
"Sekolah di Jepang tidaklah mahal, tidaklah sulit dan seburuk yang dibayangkan. Kita bisa dapat pekerjaan tetap dan banyak perusahaan Jepang yang memiliki cabang di Indonesia, kita bisa dapat pekerjaan yang multinasional. Kita bisa ditempatkan di Indonesia, dengan gaji Jepang," kata Diana.
Informasi lebih lanjut, bisa menghubungi Panda Education di Komplek Asia Mega Mas Blok P 24, Medan.
(cr13/tribun-medan.com)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/panda-education-diana-kiri-bersama-vice-principal-pembicara-obkg-miyuki-inoue_20180822_195723.jpg)