Operasi Tangkap Tangan

Sunat Dana untuk Petani, Kasi Produksi dan Kabid Tanaman Dinas Pertanian Palas jadi Tersangka

Dari lima orang yang diamankan saat OTT beberapa waktu lalu, kita telah menetapkan dua orang tersangka dan kini sudah dilakukan penahanan

Sunat Dana untuk Petani, Kasi Produksi dan Kabid Tanaman Dinas Pertanian Palas jadi Tersangka
Tribun Medan / Sofyan Akbar
Direktur Kriminal Khusus Polda Sumut Kombes Toga Habinsaran Panjaitan saat memaparkan kasus ott di pelataran DitKrimsus. 

Laporan Wartawan Tribun Medan / Sofyan Akbar

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Sumatera Utara  resmi menetapkan dua orang tersangka dalam kasus Operasi Tangkap Tangan (OTT) yang mereka lakukan terhadap lima orang pegawai Dinas Pertanian Padang Lawas (Palas), Kamis (9/8/2018) lalu.

Direktur Kriminal Khusus Polda Sumut Kombes Toga Habinsaran Panjaitan mengatakan, keduanya adalah JP yang menjabat sebagai Kasi Produksi Dinas Pertanian Palas serta MH yang menjabat sebagai Kabid Tanaman Pangan dan Hortikultura Dinas Pertanian Palas.

"Dari lima orang yang diamankan saat OTT beberapa waktu lalu, kita telah menetapkan dua orang tersangka dan kini sudah dilakukan penahanan," katanya saat berikan keterangan pers kepada wartawan di Polda Sumut, Selasa (21/8/2018).

OTT tersebut, kata Toga, dilakukan atas laporan masyarakat petani yang merasa dirugikan karena ada pemotongan dana bantuan terhadap kelompok tani, serta kegiatan fasilitas penerapan budidaya padi dan palawija di Dinas Pertanian Kabupaten Padang Lawas Tahun Anggaran 2018. Sehingga dana yang disalurkan pemerintah pusat ke daerah tidak sesuai.

Dari OTT ini, kata Toga, pihaknya mengamankan uang tunai sebesar Rp 1.167.255.000, di mana uang tersebut merupakan hasil pemotongan dari masing-masing kelompok tani.

"Harusnya mereka mendapat Rp 12 jutaan. Tapi dilakukan pemotongan sampai Rp 6 juta per kelompok tani," katanya.

Anggota Dewan Ibrahim Hongkong Kendalikan Peredaran Narkoba di Tiga Provinsi

 John Hugo Gol ke Sel KPK, Lima Rekannya Mantan Anggota DPRD Sumut Mangkir

Uang itu terang Toga, masuk ke rekening pribadi tersangka, dan belum disetorkan. Akan tetapi, sambung dia, pihaknya masih akan mendalami prihal tersebut, apakah benar dana yang dipotong ini hanya untuk kedua tersangka saja atau memang selanjutnya akan disetor ke atas.

 Kapolres Kediri Terima Uang Pungli SIM Rp 50 Juta Seminggu, Kasat Lantas Rp 15 Juta

 Cancer Perlu Beramal dan untuk Pisces Hari Baik dan Keberuntungan Menantimu 

"Namun berdasarkan pengakuan Kepala Dinas Pertanian Palas, dirinya belum pernah menerima setoran,"ujarnya.

 Terdakwa Penista Agama, Meiliana Divonis 18 Bulan Penjara, Pengacara Banding

 Wali Kota Medan Berharap Idul Adha Bisa Mengubah dan Mengembalikan Jiwa Kembali Fitrah

Selain uang tunai, Toga mengaku pihaknya juga turut mengamankan beberapa dokumen, termasuk hasil penyadapan yang dilakukan terhadap handphone tersangka.

Manjakan Nasabah, Bank bjb Tawarkan Aplikasi bjb digi untuk Permudah Transaksi Perbankan

Halaman
12
Penulis: Sofyan Akbar
Editor: Joseph W Ginting
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved