Mengapa Ada Perbaikan Jalan Pakai Aspal dan Ada Pula yang Beton? Ini Penjelasan Akhyar Nasution

Wakil Wali Kota Medan Akhyar Nasution memberikan penjelasan. Menurutnya, perbedaan keduanya terletak pada kriteria pondasi jalan.

Mengapa Ada Perbaikan Jalan Pakai Aspal dan Ada Pula yang Beton? Ini Penjelasan Akhyar Nasution
TRIBUN MEDAN/LISKA RAHAYU
Alat berat yang digunakan untuk mengaspal jalan terlihat parkir di Jalan Jamin Ginting, Kamis (23/8/2018). Pengaspalan jalan di daerah ini masih sebagian. 

Laporan Wartawan Tribun Medan/Liska Rahayu

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Masyarakat Kota Medan pasti masih banyak yang bertanya mengenai perbaikan jalan. Kebanyakan mungkin masih bingung mengenai perbedaan mengapa ada jalan yang diaspal dan mengapa ada yang beton.

Menanggapi hal ini, Wakil Wali Kota Medan Akhyar Nasution memberikan penjelasan.

Menurutnya, perbedaan keduanya terletak pada kriteria pondasi jalan.

"Kalau aspal, biasanya namanya Flexible Pavement, perkerasan fleksibel. Kemudian ada Rigid Pavement. Rigid itu artinya keras atau kaku," ujarnya saat ditemui di Balai Kota, Kamis (23/8/2018).

Kriteria kedua jenis tersebut dibedakan dari beban dan lingkungannya. Akhyar menjelaskan, kalau daerah tersebut tanahnya labil dan memiliki potensi tergenang air, maka digunakan Rigid Pavement atau disebut Beton.

"Tapi kalau memang pondasinya sudah kuat segala macam, kita pakai yang Flexible Pavement. Jadi ada kriterianya itu, bukan suka-suka buat. Ada standar teknisnya itu," jelasnya.

"Kalau enggak ngerti teknis, tanya samaku. Akhyar, sarjana Teknik Sipil. Ini nanti ditanya sama narasumber yang enggak ngerti. Bagus ini pertanyaannya," ujar Akhyar.

Kata Akhyar, jalanan di Kota Medan banyak yang menggunakan Flexible Pavement, contohnya jalan di depan Balai Kota.

Seperti diketahui, bulan Agustus tahun ini Pemko Medan mulai melakukan perbaikan di sejumlah ruas di Kota Medan, seperti Jalan Jamin Ginting dan Jalan Perdana.

(cr5/tribun-medan.com)

Penulis: Liska Rahayu
Editor: Feriansyah Nasution
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved