infografis

Akibat Krisis di Negaranya Perempuan Venezuela Jadi Pelacur di Kolombia

Hal itu dimaksudkan untuk mengurangi kemiskinan dan ketidaksetaraan kelas sosial rakyat Venezuela.

Akibat Krisis di Negaranya Perempuan Venezuela Jadi Pelacur di Kolombia
tribunmedan
Krisis Venezuela 

Gambar mungkin berisi: 1 orang, teks

TRIBUN-MEDAN.com - Sebelum mengalami hiperinflasi dan krisis hebat, sebenarnya  Venezuela adalah negara yang kaya raya.

Negara ini disebut memiliki cadangan minyak terbesar di dunia, namun kekayaan tersebut justru menjadi bumerang mereka saat ini.

Keuntungan minyak Venezuela merupakan 95% dari pemasukan impor, dengan kata lain ketika harga minyak tinggi, banyak uang mengalir ke pemerintah Venezuela.

Begitu pula sebaliknya, ketika harga minyak anjlok maka celakalah mereka, sebab pada waktu itu Venezuela begitu bergantung pada pendapatan minyaknya.

Uang yang mengalir banyak itu digunakan oleh presiden Hugo Chavez dan kelompok sosialis yang berkuasa tahun 2013 untuk membiayai program sosial.

 

Hal itu dimaksudkan untuk mengurangi kemiskinan dan ketidaksetaraan kelas sosial rakyat Venezuela.

Namun, ketika harga minyak anjlok tahun 2014, pemerintah Venezuela dihadapkan pada permasalahan ekonomi mereka.

Ketergantungan pada minyak telah membuat negara tersebut mengalami keruntuhan ekonomi bahkan hiperinflasi.

Akibatnya rakyat Venezuela justru menderita dan mata uang mereka, Bolivar, tidak ada nilainya.

Halaman
12
Editor: Bobby Silalahi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved