Kapal Tenggelam

Berkas Kapten Kapal KM Sinar Bangun dan Kepala Pos Pelabuhan Simanindo Lengkap

Kedua berkas perkara itu milik Poltak Soritua Sagala selaku Nakhoda KM Sinar Bangun dan Golpa Frans Putra Kepala Pos (Kapos) Simanindo

Tribun Medan/Arjuna Bakkara
Keluarga korban menangis haru saat menaburkan bunga, Senin (2/7/2018) di lokasi KM Sinar Bangun tenggelam. 

Laporan Wartawan Tribun Medan/Alija Magribi

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN-Usai olah perkara ke Tigaras, Simalungun, dua Minggu yang lalu, Kejaksaan Tinggi menyatakan berkas perkara empat tersangka telah sesuai dengan kejadian tenggelamnya Kapal Motor Sinar Bangun yang tenggelam pada 18 Juni 2018 lalu.

Saat ditanya kelengkapan berkas untuk disidangkan, Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara melalui Kasipenkum Sumanggar Siagian menyatakan dua berkas perkara tersangka tenggelamnya Kapal Motor KM Sinar Bangun di perairan Danau Toba masih dalam proses P21 (berkas lengkap).

Kedua berkas perkara itu milik tersangka Poltak Soritua Sagala selaku Nakhoda KM Sinar Bangun dan Golpa Frans Putra selaku Kepala Pos (Kapos) Pelabuhan Simanindo, Kabupaten Samosir.

"Untuk perkara Poltak Soritua dan Golpa Frans Putra kita telah teliti berkas perkaranya dan sudah lengkap, tapi belum kita terbitkan P21 nya," ucap Sumanggar kepada Tribun Medan Minggu (26/8/2018).

Dikatakan Sumanggar, meski berkas perkara kedua tersangka sudah lengkap. Namun pihaknya masih menunggu proses dari bidang Asisten Tindak Pidana Umum (Aspidum).

"Karena itu kan proses berkasnya dari jaksa peneliti dulu, baru setelah itu ke Kasi Oharda nya dan selanjutnya ke Aspidum. Jadi hasil penelitian dari penuntut kita sudah terpenuhi syarat materil dan formilnya. Tinggal menunggu saja," ujar Sumanggar.

News Video: Air Danau Toba Kembali Keruh, Berikut Faktanya hingga Ikan-ikan Mendadak Mati

Viral, Yenny Wahid Sorot Kasus Meliana hingga Terlibat Twitwar di Media Sosial, Ini Kata Jusuf Kalla

Minyak Urut Karo Antarkan Anthony Ginting ke Semifinal usai Mengalahkan Atlet China Cheng Long

 Live Streaming MotoGP 2018, Jorge Lorenzo Akan Tampil Terdepan Malam Ini Pukul 19.00 WIB

Sedangkan untuk tersangka Kepala Bidang Angkutan Sungai dan Danau Perairan (ASDP) Kabupaten Samosir Rihad Sitanggang dan anggota pos Pelabuhan Simanindo, Karnilan Sitanggang, berkas perkaranya dikembalikan lagi ke penyidik Polda Sumut.

Kiper Ganteng PSMS Medan, Lepas Masa Lajang November Mendatang

Datangi Lokasi Hiburan Malam Polsek Sunggal dan Tim Gabungan Amankan 57 Butir Ekstasi

"Dua lagi kita kembalikan lagi ke penyidik Polda Sumut, berkas Karnilan Sitanggang dan Rihad Sitanggang. Kita minta dilengkapi lagi karena tidak sesuai petunjuk dari tim penuntut umum," tutup Sumanggar.

 Lelaki Paruh Baya Ancam Ledakkan Rumah Ibadah di Pematangsiantar

 Ombudsman Sebut Makan Bareng Kapolda dan Abang Becak Wujud Peningkatan Pelayanan Publik

Sumanggar menambahkan, untuk berkas tersangka Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Samosir, Nurdin Siahaan saat ini pihaknya baru menerima SPDP nya saja.

"Belum ada kita terima berkas perkaranya. Masih SPDP dari Poldasu itu saja," jelas Sumanggar.

Dukung Danau Toba jadi Lokasi Wisata, Naposo Situmorang Tanam Pohon di Kawasan Tele

Cegah Anak jadi Korban Bencana Alam, Relawan Sahabat Tangguh Gelar Pelatihan dan Simulasi Gempa Bumi

Pulang dari Inggris Pelatih PSMS Uring-uringan, Kecewa Stadion Teladan Dipakai Latihan Timnas U-16

KM  Sinar Bangun tenggelam saat berlayar dari Simanindo menuju Tigaras, Simalungun, pada Senin 18 Juni 2018 lalu. Dari data Basarnas diketahui ada 164 orang yang hilang dalam peristiwa itu. Dari jumlah itu, hanya 24 penumpang yang telah ditemukan, dimana tiga diantaranya ditemukan tak bernyawa.

 (cr15/tribun-medan.com)

Penulis: Alija Magribi
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved