KPU Tunggu Pengganti Ibrahim Hongkong, Politisi NasDem Tersangka Gembong Narkotika

KPU Langkat masih menunggu kebijakan Partai NasDem soal pencalegan Ibrahim Hasan

KPU Tunggu Pengganti Ibrahim Hongkong, Politisi NasDem Tersangka Gembong Narkotika
Ibrahim Hongkong saat dibekuk petugas BNN 

Laporan Wartawan Tribun Medan / Dedy Kurniawan

TRIBUN-MEDAN.com, LANGKAT - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Langkat masih menunggu kebijakan Partai NasDem soal pencalegan Ibrahim Hasan alias Ibrahim Hongkong yang akan digantikan karena terlibat tindakan pidana narkotika.

Ibrahim Hasan telah ditetapkan tersangka BNN Pusat atas kepemilikan 105 kg dan 30 ribu butir ekstasi.

Komisioner KPU Langkat, Muhammad Khair menjelaskan, sejauh ini pihak Partai NasDem yang dipimpin Ketua Umum Surya Paloh belum mengurus dan mengajukan permohonan terkait status dan pencalegan Ibrahim Langkat yang sudah masuk Daftar Caleg Sementara di KPU Langkat jelang Pileg 2019.

Katanya, pihak NasDem dalam beberapa waktu lalu sudah datang hanya sebatas konsultasi.

"Sudah ada datang mereka (Partai NasDem) tapi masih sebatas konsultasi saja mereka belum ada keputusan lebih dari mereka menyikapi soal pencalegan Ibrahim," ujarnya, Minggu (26/8/2018).

Dijelaskannya bahwa pihak KPU tidak bisa serta merta menghapus nama Ibrahim Hasan sebagai Bacaleg NasDem Langkat. Karena status hukum Ibrahim masih sebagai tersangka, belum Inkrah di Pengadilan Negeri.

"Soal status pencalegan dia (Ibrahim) kita tidak bisa memutuskan sepihak, kalau Partai NasDem tidak memecatnya dan mengusulkan penggantinya. Tapi nantinya dia ya akan TMS juga secara aturan," jelas Muhammad Khair.

Diketahui, Anggota DPRD Langkat Fraksi NasDem, Ibrahim Hasan alias Ibrahim Hongkong resmi dicopot sebagai anggota partai NasDem dan dewan.

Ibrahim terlibat sebagai gembong narkotika akan dilakukan Pergantian Antar Waktu (PAW) terkait jabatannya sebagai Wakil Ketua Komisi A di DPRD Langkat.

Halaman
12
Penulis: Dedy Kurniawan
Editor: Fahrizal Fahmi Daulay
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved