Gold Dance Competition 2018 Bertema Tortor Batak, Tim Dance SMA Wahidin Optimistis Tembus Lima Besar

Kapten Tim Dance, Monica Elsintya mengaku awalnya sulit mempelajari tarian Tortor Batak karena bukan berasal dari suku tersebut.

Tayang:
TRIBUN MEDAN/VICTORY HUTAHURUK
Tim Dance Putri SMA Wahidin Sudiro Husodo 

Laporan Wartawan Tribun Medan, Victory Arrival Hutauruk

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Tim Dance Putri SMA Wahidin Sudiro Husodo siap menembus best five gelaran Gold Dance Competition 2018 dengan tema Tortor Batak.

Kapten Tim Dance, Monica Elsintya mengaku awalnya sulit mempelajari tarian Tortor Batak karena bukan berasal dari suku tersebut.

"Pertama-tama memang sulit mempelajarinya, apalagi saya bukan dari Suku Batak. Kerumitannya ada waktu Nortor Sigale-gale dan bawa Tandok (tempat beras), tapi lama kelamaan saya bisa dan menikmati," katanya, Senin (27/8/2018) di SMA Wahidin, Medan.

Bahkan ia menjelaskan timnya telah mempelajari latihan sejak dua bulan terakhir.

"Memang sakin rumitnya kita hampir dua bulan untuk pelajari, dan saya bisa lihat roadshow semalam. kita satu-satunya tim yang bawakan konsep Tarian Tortor Batak ini," tegasnya.

Dengan kekompakan dan materi tarian yang dimiliki, Monica yakin dirinya dapat menjadi juara kompetisi dance tahun ini.

"Tahun lalu kita berhasil menembus lima besar dan target kita tahun ini pastinya bisa menjadi juara,"

(cr10/tribunmedan.com)

Sumber: Tribun Medan
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved