Mahasiswi Pembuang Bayi Dikenal Cuek dan Sering Bepergian dengan Sang Pacar

Dia sama kami mengaku sakit ambeyen, payah BAB. Soal KTP itu dia pinjam sekitar tanggal belasan (Agustus) kemarin sebelum dia masuk rumah sakit

Mahasiswi Pembuang Bayi Dikenal Cuek dan Sering Bepergian dengan Sang Pacar
Tribun Medan / Dedy Kurniawan
Orang tua bayi terlantar yang membuat heboh warga Binjai. Mereka adalah Dwi Ibnu Fajar (25)dan Fauziah (21). 

Laporan Wartawan Tribun Medan / Dedy Kurniawan

TRIBUN-MEDAN.com, BINJAI - Keberadaan mahasiswi salah satu Universitas di Medan, Fauziah, terduga pembuang bayi kandung hasil hubungan biologis di luar pernikahan dengan teman prianya, IF masih diselidiki pihak kepolisian. Polisi belum bisa mengungkap keberadaan dan motif keduanya hingga Selasa (28/8/2018).

Pasangan ini sebelumnya sempat memakai KTP milik Meilya Evita Syari sebagai alat jaminan permohonan di RS Djoelham untuk mencicil tunggakan biaya persalinan. Beberapa hari usai melahirkan, pasangan ini menelantarkan bayinya di dekat Pesantren Dar Fatimah pada Sabtu (25/8/2018).

Meilya diketahui rekan se-KKN dari kampus sempat dikira sebagai pelaku pembuang bayi. Saat diwawancarai tribun-medan.com, Meilya membongkar siapa sebenarnya ibu kandung bayi yang ditelantarkan.

"Dia sama kami mengaku sakit ambeyen, payah BAB. Soal KTP itu dia pinjam sekitar tanggal belasan (Agustus) kemarin sebelum dia masuk rumah sakit, sekalian sama BPJS mau ditesnya mana tahu bisa, ternyata tidak bisa. Dia pakai itu tanpa seizin saya. Terakhir sama sekali gak dipakainya katanya," ujar Meilya.

Diceritakan Meilya, bahwa perkenalan dengan Fauziah baru sebulan sejak 23 Juni 2018, sama KKN dari kampus yang sama. Mereka ada 25 orang, 17 perempuan mengontrak rumah di daerah Berngam Binjai, delapan pria menginap di masjid-masjid. KKN ada yang ke sekolah, kantor lurah, KUA. Kata Meilya, bahwa Fauziah KKN ke lokasi sekolah, karena sesuai jurusan akademiknya Tarbiyah.

 Akhirnya Mahasiswi Pembuang  Bayi di Binjai Diciduk Polisi!

 Wanita Berpenampilan Kalem Ini Ternyata Sindikat Narkoba, Hartanya Miliaran hingga Dijerat TPPU

"Mulai KKN mulai 23 Juni 2018, sebulan sampai 23 Agustus. Sampai saya pulang ke kampung (Serdangbedagai) gak diantar-antar juga (KTP)," jelasnya.

Kasus Meliana, Mahfud MD Tanggapi Vonis Hakim soal Keberatan Pengeras Suara Azan Picu Amarah

Bonus PNS dan Rumah, Atlet Penyumbang Medali Asian Games Bukan Cuma Dihadiahi Miliaran Rupiah

Ustaz Salman Al Farisi Diserang Dua Orang Bertopeng, Korban Beber Fakta Ini

Sosok Fauziah selama KKN dikenal acap malas-malasan, cuek dan pendiam. Rekan-rekan awalnya tak curiga Fauziah berbadan dua. Namun terbongkar setelah Meilya dan mahasiswi lainnya, Yani mengecek Fauziah yang beralasan berobat ke rumah sakit.

Akhirnya Mahasiswi Pembuang  Bayi di Binjai Diciduk Polisi!

KPK Tahan Abdul Hasan Maturidi dan Rahmianna Delima Pulungan 

"Dia sering malas-malasan alasannya sama kami sakit ambeyen. Dia orangnya cuek dan pendiam. Awalnya kami juga ada curiga, kami ke rumah sakit sama teman dekat dia se-KKN namanya Yani, dari situ lah kami tahu dia melahirkan anak," ujarnya.

Sunway Medical Center Luncurkan Mesin Radiasi Obati Kanker Otak 

Pisces Optimis Tatap Masa Depan, Aquarius Berharap Bantuan dari Teman

Fauziah selama ini juga dikenal sering berpergian bersama teman prianya yang disebut-sebut bernama Ibnu. Fauziah dikenal sesama rekannya warga Binjai.

"Dia selalu sama cowoknya, maksudnya sering setiap libur hari Minggu dia sama cowoknya terus, kalau gak salah namana Ibnu, kayaknya sudah tamat, kayaknya di atas tiga tahun angkatan kami, gak tahu juga kerja atau enggak," beber Meilya.

"Bingung, saya kecewa sekali kok begitu dia. Selama ini kami gak tahu dia hamil, diakan orangnya gemuk, jadi gak nampak kali, mungkin dia pakai korset juga. Makanya kami kaget pas tahu begini," katanya.

(Dyk/tribun-medan.com)

Penulis: Dedy Kurniawan
Editor: Joseph W Ginting
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved