Kapal Tenggelam

Terungkap Fakta Pengusaha Kapal Motor di Danau Toba Pernah Ancam Bakar KMP Sumut I dan II

Mereka ini sebenarnya salah, masa kapal motor jenis kayu dijadikan pengangkut sepeda motor, mereka ini juga pernah mengancam KMP

TRIBUN MEDAN/ARJUNA BAKKARA
Keluarga korban pada perpisahan terakhir saat penutupan pencarian sekaligus peletakan batu pertama monumen korban KM Sinar Bangun di Tiga Ras, Selasa (3/7/2018). 

Laporan Wartawan Tribun Medan/Satia

TRIBUN MEDAN.com, MEDAN-Masyarakat sekitaran Danau Toba dan pengusaha turut berperan terkait penyeberangan dengan menggunakan kapal motor jenis kayu. Lantaran prihal tersebut dikatakan oleh Kepala Dinas Perhubungan (Kadishub) Provinsi Sumut M Zein Siregar.

Zein menilai, terjadi kecelakaan Kamarin adalah ulah dari para pengelola kapal yang tidak menerapkan standar karena kapal yang digunakan jenis kayu dipaksa untuk mengangkut sepeda motor.

"Mereka ini sebenarnya salah, masa kapal motor jenis kayu dijadikan pengangkut sepeda motor, mereka ini juga pernah mengancam Kapal Motor Penyebrangan (KMP) Sumut l dan ll," ucap Kadishub M Zein Siregar, saat Tribun Medan menyambangi ruangan, di Kantor Dishub Sumut, Jalan Imam Bonjol, Kota Medan, Selasa (28/8/2018).

Kadishub ini turut menceritakan keluh kesal para Nahkoda KMP Sumut l dan ll, karena sering diperlakukan kasar oleh masyarakat dan pengusaha kapal motor kayu.

Hal ini terlihat dari setiap kapal KMP Sumut menaikan sepeda motor mendapat larangan bahkan ancaman dari para pengusaha kapal kayu.

"Seharusnya gak boleh itu kapal kayu mengangkut sepeda motor tapi mereka tetap maksa, untuk mendapatkan uang lebih. Pernah juga mendapatkan ancaman dari mereka yang ingin membakar KMP tersebut," ucapnya.

3 Hakim PN Medan Ditangkap KPK, Sehari Usai Serahkan Tanah Eks PTPN 74 Hektare ke Mujianto

Sepekan Usai Vonis Meiliana, Hakim Wahyu Prasetyo Wibowo Diciduk KPK

BREAKING NEWS: KPK Tangkap 4 Hakim dan Panitera, Ini Penjelasan Humas Pengadilan Negeri (PN) Medan

Terlepas insiden tersebut, mulai saat itu KMP Sumut tidak lagi pernah mengangkut sepeda motor, khusus hanya mobil. Namun, pemerintah pusat kini tengah mengupayakan untuk membuat peraturan baru tentang pelayaran di sana.

Kampus UIN Sumut Gelar Rapat Kecil untuk Pastikan Status Mahasiswi Pembuang Bayi

 Karpowership Bagikan Peralatan Sekolah untuk Murid SD di Belawan  

Taufik Tertangkap Basah Curi Besi dari Truk yang Melintas di Kawasan Industri Medan

"Setelah insiden kontra dengan masyarakat dan pengusaha kapal kayu, dan sempat akan dibakar, makanya KMP tidak lagi mengangkut sepeda motor hanya mengangkut mobil aja," ucapnya.

Penerimaan CPNS 2018 Belum Jelas, Pemprov Sumut Minta Calon Pelamar Bersabar

 Ayah Bejat dari Serdang Bedagai Ini Tega Cabuli Putri Kandungnya Berkali-Kali 

Dirinya mengaku, sangat prihatin dengan masyarakat, lantaran tidak perduli dan sengaja hanya memanfaatkan keadaan untuk mencari kelebihan. Ia juga mencotohkan masyarakat yang mengelola fasilitas dengan orang luar negeri jauh lebih baik.

 Jadi Tuan Rumah Hari Aksara Internasioanal Pemkab Deliserdang Berharap Terlihat Sempurna

Warga PTPN II Helvetia Dihebohkan Penemuan Benda Diduga Tengkorak Manusia

Halaman
12
Penulis: Satia
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved