Usai Majelis Hakim Terjaring OTT Diduga Jual Beli Perkara, Sempat Terjadi Biarpet di PN Medan

Pascapenggeledahan Empat Hakim dan 2 Panitera, Selasa (28/8/2018) pagi, aktivitas peradilan berjalan normal

Usai Majelis Hakim Terjaring OTT Diduga Jual Beli Perkara, Sempat Terjadi Biarpet di PN Medan
TRIBUN MEDAN / ALIJA MAGRIBI
Kondisi Pengadilan Negeri Medan Pascapenggeledahan KPK, Selasa (28/8/2018) 

Laporan Wartawan Tribun Medan / Alija Magribi

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Pascapenggeledahan Empat Hakim dan 2 Panitera, Selasa (28/8/2018) pagi, aktivitas peradilan di Pengadilan Negeri Medan berjalan normal

Tampak beberapa persidangan masih digelar oleh Pengadilan Negeri Medan seperti yang tampak di ruang Cakra 4 dan Cakra 6.

Pantauan pada hari tersebut tampak sejumlah ruang sidang masih kosong. Beberapa lampu hanya menerangi beberapa ruang.

Sementara, pelayanan perkara di lobby gedung masih diterima oleh staf Pelayanan Pengadilan Negeri Medan.

Kendati demikian, putusnya aliran listrik sekitar pukul 13.00 WIB meredupkan sejumlah lampu di lorong ruang Pengadilan Negeri Medan.

Pengadilan Negeri Medan memanfaatkan generator listrik untuk beroperasi menangani perkara masyarakat.

"Iya bang, tadi listrik putus dari PLN baru saja bang," ujar satpam Zainul Arifin kepada Tribun Medan sekira pukul 13.30 WIB.

Diketahui sebelumnya, KPK menggiring 4 Hakim dan 2 Panitera Pengadilan Negeri Medan Selasa pagi.

KPK menggiring, Ketua Pengadilan Negeri Medan, Marsudin Nainggolan, Wakil Ketua Wahyu Prasetyo Wibowo, Hakim Merri Purba dan Hakim Sontan Merauke.

Kemudian KPK juga menggiring Panitera Oloan Sirait dan Helfandi.

(cr15/tribun-medan.com)

Penulis: Alija Magribi
Editor: Fahrizal Fahmi Daulay
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved