Breaking News:

News Video

Hotman Paris Tersinggung, Ada Oknum dari Partai Demokrat yang Menghina Suku Batak

Hotman meminta Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) untuk memberikan pernyataan terhadap isu yang beredar

Penulis: Hendrik Naipospos | Editor: Hendrik Naipospos
instagram/hotmanparisofficial
Hotman Paris Hutapea 

TRIBUN-MEDAN.COM - Pengacara kondang berdarah Batak, Hotman Paris Hutapea, tersinggung pasca-mendengar kabar ada oknum Pengurus Partai Demokrat yang menghina Suku Batak.

Hal ini diketahui dari unggahan video Hotman di akun instagram @hotmanparisofficial.

Hotman meminta Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) untuk memberikan pernyataan terhadap isu yang beredar.

"Kepada Bapak SBY, saya sebagai putra Batak dan putra Indonesia mempertanyakan adanya ucapan seorang oknum Partai Demokrat yang sangat menyakiti hari rakyat Indonesia, terutama orang Batak. Apakah itu benar atau hanya hoaks?"  tanya Hotman.

"Kami sebagai putra Batak memohon sikap kepada bapak SBY. Tolong Bapak terangkan ke masyarakat," sambung Hotman dalam cuplikan video tersebut,

Tonton video Hotman Paris;

Ayo subscribe channel YouTube Tribun MedanTV

Baca: Hotman Paris Bilang Punya Uang Banyak tapi Tak Bisa Makan Seenaknya, Tonton Video Menunya

Baca: Jonatan Christie dan Hotman Paris Buka Baju, Wanita Pilih Siapa? Begini Hasil Polling Instagram

Kader Partai Demokrat yang ramai dibicarakan adalah Ferdinand Hutahaean.

Ferdinand disebut-sebut mengeluarkan cacian terhadap Suku Batak di media sosial twitter, @LawanPoLitikJKW.

Namun hal tersebut langsung dibantah Ferdinand.

Politisi Partai Demokrat ini menyebut akun twitter @LawanPoLitikJKW  bukan miliknya.

Ferdinand Hutahean membantah telah menghina Suku Batak
Ferdinand Hutahean membantah telah menghina Suku Batak (Ist)

Baca: Samosir Musik Internasional 2018, Musisi Mancanegara Bawakan Lagu Batak

Baca: Desmon Siburian, Musisi Batak yang Tinggalkan Jakarta untuk Bangun Bonapasogit

Berdasarkan video yang beredar Ferdinand menyebut sudah melaporkan akun twitter @LawanPoLitikJKW ke ke polisi pada 24 Agustus 2018.

Video tersebut diunggah oleh akun twitter @LawanPoLitikJW.

"Horas, saya ingin memberikan klarifikasi terkait screenshot beredar yang membunuh karakter saya. Akun tersebut bukan milik saya. Tanggal 24 Agustus sudah saya laporkan secara resmi. Dia (@LawanPoLitikJKW) menggunakan foto saya dan nama saya," ucap Ferdinand di video tersebut.

"Kepada sahabat saya, saudara saya di tanah Batak, saya minta maaf atas keresahan yang terjadi diluar kendali saya. Akun tersebut bukan milik saya. Demikian klarifikasi saya, semoga permasalahan ini jernih dan clear," tambah Ferdinand.

Di unggahan selanjutnya Ferdinand berharap laporannya segera ditindaklanjuti.

"Semoga Polisi segera menemukan pelakunya, mengusut dan menindaklanjuti laporan saya," tulisnya.

(hen/tribun-medan.com)

TONTON VIDEO LAIN;

Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved