Darurat Narkoba

Badan Narkotika Nasional Sita Kebun Sawit dan Showroom Mobil Milik Gembong Narkoba Ibrahim Hasan

Harta dan kekayaan Ibrahim Hasan yang disita itu meliputi, kebun sawit, rumah, mobil, Showroom Mobil, di Kabupaten Langkat

Badan Narkotika Nasional Sita Kebun Sawit dan Showroom Mobil Milik Gembong Narkoba Ibrahim Hasan
Tribun Medan/HO
Rumah anggota DPRD Langkat Ibrahim di Pangkalan Susus digeledah anggota BNN, Selasa(21/8/2018). 

Laporan Wartawan Tribun Medan / M Andimaz Kahfi

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Badan Narkotika Nasional (BNN) menyita sejumlah harta dan kekayaan milik Ibrahim Hasan yang disangka sebagai Bandar Narkoba, Jumat (31/8/2018) kemarin.

Harta dan kekayaan Ibrahim Hasan yang disita itu meliputi, kebun sawit, rumah, mobil, Showroom Mobil, yang semuanya berlokasi di Kabupaten Langkat, Medan dan sekitarnya.

Ibrahim Hasan adalah tersangka pengendali peredaraan narkoba jaringan International. BNN menyebutkan Ibrahim Hasan tak keberatan untuk mengeluarkan uang Rp 20 juta untuk upah kurir suruhannya, untuk mengambil atau mengantar Narkotikanya.

Dalam penjelasan Kepala Bagian Hubungan Masyarakat BNN Kombes Pol Sulistian Driatmoko di Jakarta, mengatakan Ibrahim biasanya memakai orang suruhan untuk mengambil barang.

"Dia yang memerintahkan orang menjemput, dia yang memerintahkan orang mengantar, dia juga yang membayar orang itu lakukan pekerjaannya," kata Sulistian.

Hari Ini SPBU hanya Jual Solar Biodiesel (B20), Bukan Solar Murni, Ini Dampaknya pada Kendaraan

Bocah 13 Tahun Lulus SD Ngotot Nikahi Siswi SMK, Pernikahan Dini Bikin Heboh Lagi

 Saksikan Siaran Langsung Korsel VS Jepang, Final Sepak Bola Asian Games 2018

"Ibrahim memang cukup royal karena tidak ragu mengupah kurirnya dengan bayaran cukup besar. Upah senilai Rp 20 Juta itu bahkan hanya untuk satu kilogram yang mesti diantar hinggah ke Malaysia," sambungnya.

Boru Simbolon Sebut Polisi Terlibat Peredaran Narkoba di Mangkubumi, Ini Jawaban Kapolrestabes

Beredar Surat Penolakan Deklarasi #2019GantiPresiden di Aceh, Reaksi Prabowo . . .

Lebih lanjut, Ibrahim Hasan mengaku baru 1 bulan terakhir berbisnis narkoba. Tetapi polisi menemukan bukti justru, bahwa Ibrahim sudah bertahun tahun bermain bisnis haram tersebut.

Polisi Razia Pengunjung New Zone, 15 Orang Positif Narkoba, Puluhan Orang Tanpa Identitas

Peluk dan Cium Anak di Bawah Umur Kepala Desa Diciduk Polisi

 Nantampuk Mas Tawarkan Spot Foto Instagramable Berlatar Alam Pegunungan, Ini Foto-fotonya

"Ia sempat mengaku nyesal telah berbisnis barang haram itu namun penyesalan itu setelah dia ditangkap oleh BNN, sebab semenjak Ibrahim Hasan tertangkap hanya sekali bertemu keluarga," terangnya.

PSMS Batalkan Pertandingan, Warrior FC Sebut Bingung Lihat Sepak Bola Indonesia

 Wujud Kecintaan Terhadap Jokowi-Maruf Amin, Kami Jamin Ciptakan Lagu Gak Mau Ganti

 

Anggota DPRD Langkat Ibrahim saat diinterogasi BNN terkait kepemilikan narkotika jenis sabu-sabu, Rabu (22/8/2018).
Anggota DPRD Langkat Ibrahim saat diinterogasi BNN terkait kepemilikan narkotika jenis sabu-sabu, Rabu (22/8/2018). (Tribun Medan/HO)

 

Perlu diketahui, dalam menjalankan bisnis haramnya, Ibrahim Hasan tidak sendiri, dia bermain bersama temannya yang belum tertangkap, yang hingga kini masih dalam pengembangan.

Halaman
1234
Penulis: M.Andimaz Kahfi
Editor: Joseph W Ginting
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved