Anak-anak Ini Mengaku Sulit Belajar dan Mengaji, Kampung Unte Rudang Belum Juga Dialiri Listrik

Sutrisno juga menyinggung PLN yang dinilai tidak peka terhadap kebutuhan warga. Sebab, mirisnya kondisi di Unte Rudang

Anak-anak Ini Mengaku Sulit Belajar dan Mengaji, Kampung Unte Rudang Belum Juga Dialiri Listrik
Anak-anak Unte Rudang berharap Presiden Joko Widodo turun tangan mengatasi persoalan listrik di kampungnya. Foto ini diabadikan di Unte Rudang, Desa Pargarutan Dolok, Angkola Timur, Tapanuli Selatan, Minggu (2/9/2018). 

Laporan Wartawan Tribun Medan / Nanda F. Batubara

TRIBUN-MEDAN.com, TAPANULI SELATAN - Anggota DPRD Sumut asal Daerah Pemilihan VII Sutrisno Pangaribuan meminta Bupati Tapanuli Selatan Syahrul Pasaribu agar peka terhadap kondisi warganya.

Termasuk untuk warga di Unte Rudang, kampung yang berada di Desa Pargarutan Dolok, Angkola Timur, Tapanuli Selatan. Kampung ini belum pernah dialiri listrik sejak Indonesia merdeka.

Unte Rudang hanya berjarak sekitar 5 kilometer dari Kantor Bupati Tapanuli Selatan, kompleks pemerintahan daerah yang disebut-sebut termegah di Sumut. 

"Maka tentu ini kealpaan beliau. Menyentuh yang jauh, melupakan yang dekat," kata Sutrisno, Senin (3/9/2018).

Sutrisno juga menyinggung PLN yang dinilai tidak peka terhadap kebutuhan warga. Sebab, mirisnya kondisi di Unte Rudang telah bolak-balik diberitakan media massa.

"Sebagai wakil rakyat dari dapil Tapanuli Bagian Selatan, saya akan segera menyahuti berita ini untuk menemui pejabat PLN yang mengurusi listrik desa besok, agar ada kepastian kapan ini akan ditangani," janji Sutrisno.

Sejak Indonesia merdeka, atau pun sejak Kabupaten Tapanuli Selatan dibentuk, warga di Unte Rudang tidak pernah menikmati aliran listrik.

Padahal, perkampungan ini berjarak tak lebih lima kilometer dari kantor pemerintahan Tapanuli Selatan. Dapat ditempuh hanya dalam waktu 15 menit menggunakan sepeda motor.

Jangan bayangkan televisi mode LED atau alat-alat elektronik lainnya di perkampungan ini. Alih-alih tv LED, malam-malam warga kampung Unte Rudang hanya diterangi lampu teplok. Orang di kampung ini menyebutnya lampu telong-telong.

Halaman
1234
Penulis:
Editor: Fahrizal Fahmi Daulay
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved