Alamak

Anggota DPRD Malang Hanya Tersisa 4 Orang yang Tidak Berurusan dengan KPK

Namun agenda tersebut batal terlaksana lantaran jumlah anggota DPRD Kota Malang yang ada tak memenuhi kuorum.

Anggota DPRD Malang Hanya Tersisa 4 Orang yang Tidak Berurusan dengan KPK
TRIBUNNEWS.COM/Eri Komar Sinaga
Lima pimpinan KPK berfoto bersama usai peresmian gedung baru KPK di Jalan Kuningan Persada, Jakarta, Selasa (29/12/2015). Dari kiri ke kanan; Saut Situmorang, Alexander Marwata, Agus Rahardjo, Basaria Panjaitan, dan Laode Syarif.(TRIBUNNEWS.COM/Eri Komar Sinaga) 

TRIBUN-MEDAN.COM - Sejumlah agenda dari DPRD Kota Malang terancam batal.

Hal itu tak lepas dari dipanggilnya 22 anggota DPRD Kota Malang untuk menjalani pemeriksaan lanjutan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Jakarta.

Saat ini hanya tersisa 4 anggota DPRD saja yang tidak turut dalam pemanggilan di Jakarta.

Pada hari ini, Senin (3/9/2018) seharusnya ada agenda rapat paripurna LKPJ Wali Kota Malang tahun 2013-2018.

Namun agenda tersebut batal terlaksana lantaran jumlah anggota DPRD Kota Malang yang ada tak memenuhi kuorum.

Selain agenda rapat tersebut, sejumlah agenda lain dalam beberapa waktu kedepan juga terancam batal terlaksana.

Beberapa agenda yang terancam batal terlaksana adalah sidang pengesahan APBD-P 2018, Pembahasan KUA-PPAS 2019, Pansus Pajak Daerah, Pansus Tatib Dewan dan pembahasan rancangan APBD 2019.

Hal itulah yang kini masih menjadi pekerjaan rumah bagi anggota DPRD Kota Malang.

"Seharusnya September ini ada pembahasan soal APBD. Tetapi untuk sementara waktu kami masih menunggu Badan Musyawarah dan hasil kpnsultasi dengan Kemendagri," ucap Plt Ketua DPRD Kota Malang, Abdurrochman kepada Tribunjatim.com, Senin (3/9/2018).

Selain itu, ada hal lain yang juga terancam dengan kekosongan di DPRD Kota Malang.

Halaman
1234
Editor: Abdi Tumanggor
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved