Diteriaki Begal, Penyamaran Syafrizal sebagai Polisi Gadungan Berakhir di Polsek Percut Seituan

Pasalnya Syafrizal yang mengaku sebagai seorang polisi di Polsek Percutseituan. Syafrizal melakukan aksi begal dengan modus sebagai polisi.

Diteriaki Begal, Penyamaran Syafrizal sebagai Polisi Gadungan Berakhir di Polsek Percut Seituan
tribun medan/HO
Polisi gadungan dibekuk Polsek Percutseituan karena mengaku sebagai polisi dan berniat merampok sepeda motor milik, Senin (3/9/2018). 

Laporan wartawan Tribun Medan / M Fadli

TRIBUN-MEDAN.COM, MEDAN-M Syafrizal Nasution (22) warga Dusun II, Desa Bandar Setia Kecamatan Percutseituan kini mendekam dibalik jeruji besi Polsek Percutseituan.

Pasalnya Syafrizal yang mengaku sebagai seorang polisi di Polsek Percutseituan. Syafrizal melakukan aksi begal dengan modus sebagai polisi. Korban dan temannya saat itu sedang duduk di pinggir jalan.

Informasi yang dihimpun dari Kapolsek Percutseituan Kompol Faidil Zikri mengatakan, saat korban bersama temannya duduk di pinggir jalan. Datang dua orang laki-laki yang tidak dikenal mengaku bahwa dirinya sebagai polisi.

"Jadi pelaku ini menyatakan dirinya polisi. Kepada korban ia mengatakan 'tunjukkan STNK mu'. Karena korban tidak membawa ia mengatakan tidak ada," ujar Faidil, Senin (3/9/2018).

Kemudian pelaku membawa korban dengan alasan mau dibawa ke mako, sambung Faidil, pelaku membonceng korban.

Namun sesampainya di Desa Tambak Bayan, pelaku berhenti di salah satu rumah kosong dengan mengatakan 'gimana ini kita damai atau kita ke polsek aja'.

Terungkap Peran Ahok di Balik Sukses Asian Games 2018, Buah Kenekatan!

 Hotman Paris Hadiri Acara Adat Batak dan Peluk Istri Dapat Komentar Warganet, Lihat Videonya. .

Merasa Diancam dan Diintimidasi, Ustaz Abdul Somad (UAS) Batalkan Pengajian di Beberapa Daerah

 Keberatan Ali Mochtar Ngabalin jadi Marga Nasution, Ketua Ikanas Medan: Kalau Perlu Dibatalkan

"Jadi pelaku meminta uang damai sebesar Rp 700 ribu. Namun karena korban ini tidak mempunyai uang, ia dibawa jalan-jalan oleh pelaku. Korban sudah mulai curiga, ia pun teriak 'begal-begal' namun pelaku berusaha menarik kunci kontaknya dan menjatuhkan korban," Kata Faidil.

Mendengar teriakan korban, warga datang dan mengamankan pelaku.

Baca: Gunakan Topi dan Sepatu Kets, Presiden Jokowi Hadiri Apel Siaga NTB Bangun Kembali 

Baca: Kedisiplinan Taurus Menghasilkan Pujian, Pisces Harimu Dipenuhi dengan Canda Tawa

"Personil piket menerima informasi dari warga bahwa telah diamankannya pelaku perampasan sepeda motor. Kami menuju ke lokasi dan memboyong pelaku serta barang bukti ke Mako," pungkasnya.

 Polisi Air Polda Sumut Tangkap Nelayan Pengguna Cantrang di 3 Lokasi

 4 Alasan Jaring Cantrang Dilarang Digunakan untuk Menangkap Ikan

Setelah dilakukan interogasi, pelaku mengaku nekat menjadi polisi gadungan karena ingin membantu ekonomi keluarga. Dari tangan pelaku, polisi berhasil amankan satu unit sepeda motor Honda Beat warna hitam dengan nomor BK 4237 AFQ.

 Rayakan Kelulusan Putranya dengan Melepas Ular di Taman, Pria Ini Berurusan dengan Polisi

Tumpak Hutabarat Penjual Kaus Asal Siantar yang Sudah Singgahi Destinasi Wisata di 20 Negara Eropa

Satu buah tas pelaku yang berisi, pisau kecil, bong, plastik klip putih kecil kosong. Pipet, cotton bud, flash disk, tiga buah STNK, tiga buah kunci kontak, dompet.

(cr3/tribun-medan.com)

Penulis: Muhammad Fadli Taradifa
Editor: Joseph W Ginting
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved