Manfaatkan Kecanggihan Era Digital, YPSA Terapkan Pemilihan Ketua OSIS dengan e-Voting

Pemilihan calon Ketua dan Wakil Ketua OSIS SMA Yayasan Pendidikan Shafiyyatul Amaliyyah (YPSA) Tahun Pelajaran 2018-2019...

Manfaatkan Kecanggihan Era Digital, YPSA Terapkan Pemilihan Ketua OSIS dengan e-Voting
IST
Pemilihan calon Ketua dan Wakil Ketua OSIS SMA Yayasan Pendidikan Shafiyyatul Amaliyyah (YPSA) Tahun Pelajaran 2018-2019 dilaksanakan berbasis web secara online di lapangan hijau YPSA, Jum’at (26/8/16). 

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Pemilihan calon Ketua dan Wakil Ketua OSIS SMA Yayasan Pendidikan Shafiyyatul Amaliyyah (YPSA) Tahun Pelajaran 2018-2019 dilaksanakan berbasis web secara online di lapangan hijau YPSA, Jum’at (26/8/16).

Kepala SMA YPSA Bagoes Maulana, M.Kom., dalam sambutannya menyampaikan agar siswa dapat memahami pemilihan Ketua OSIS SMA YPSA secara online.

“Saya harapkan siswa-siswi YPSA dapat memahami pemilihan berbasis web secara online ini. Ini menjadi bekal siswa-siswi YPSA di masa akan datang,” ujarnya.

Baca: Sore Ini Rupiah Ditutup Melemah ke Rp 14.935 Per Dolar, Nyaris Tembus Ambang Batas Psikologis!

Kepala Urusan IT YPSA Badaruddin Harahap, S.T., menyebutkan teknis pemilihannya yaitu siswa menginput user ID sesuai ID Card siswa dan Passwordnya 4 digit terakhir dari ID siswa tersebut. "Kemudian siswa memilih kandidat calon ketua dan wakil ketua OSIS dengan cara menekan tombol submit/pilih,” ujarnya.

Ia menambahkan, pilihan tersebut akan tersimpan secara otomatis di data base server online. Kemudian siswa memilih tombol log out untuk keluar dari sistem. Pemilihan selesai.

Bagoes menambahkan, kelebihan yang dimiliki e-voting yakni pertama layanan tersebut menggunakan perangkat elektronik untuk memberikan suara. Sementara sistem pemilihan konvensional menggunakan kertas surat suara. Di sini kita sudah melakukan penghematan kertas.

“Kedua, e-voting dapat menghitung dan mencetak struk audit. Sementara sistem konvensional mengandalkan perhitungan manual,” ujarnya.

Ketiga, e-voting mampu melakukan pengiriman langsung dari perangkat komputer tempat pemilihan ke komputer server. Adapun sistem konvensional, pengiriman dilakukan secara fisik dan berjenjang waktu.

Baca: Sepekan Ini PSMS Medan akan Gelar Dua Kali Uji Coba, Lihat Ini Lawannya

“Terakhir, e-voting diklaim dapat menghitung hasil dengan cepat dan akurat karena menggunakan perangkat elektronik. Sementara sistem manual relatif lebih lama. Sistem e-voting juga memiliki keunggulan lainnya antara lain, akurasi dan online. Sistim ini diharapkan dapat meminimalisir kesalahan dan mendeteksi jika ditemukan rekayasa suara,” ungkap Bagoes.

Sebelumnya, panitia pemilihan OSIS SMA YPSA melakukan seleksi calon ketua dan wakil ketua OSIS SMA. Setelah didapatkan 3 pasangan calon yang memenuhi kriteria, maka ketiga pasangan calon melakukan kampanye di area sekolah.

Setelah kampanye, para calon debat di depan para siswa SMA YPSA sekaligus menyampaikan visi misinya. Usai debat dan penyampaian visi misi, seluruh siswa SMA YPSA melakukan E-Voting pemilihan calon ketua dan wakil ketua OSIS SMA di lapangan hijau YPSA.

Usai memilih di bilik yang sudah terdapat labtop yang terhubung dengan internet, siswa dan gurupun keluar dari bilik suara, pemilih meletakkan jari kedalam tinta sebagai tanda telah menggunakan hak pilihnya dalam pemilihan pasangan Calon Ketua-Wakil Ketua OSIS SMA YPSA.

Akhirnya pasangan nomor 1 M.Haikal Rafdi-Glenia Nabila Mariska berhasil memenangkan pemilihan Calon Ketua-Wakil Ketua OSIS TP. 2018-2019 dengan total 182 suara, pasangan no.3 M.Reyhan Afandi Harahap-Syakiroh Rahmat Simanjuntak memperoleh 157 suara, pasangan no.2 M.Haikal Subhan-Tio Dwi Ardhana memperoleh 41 suara.(*)

Editor: Muhammad Tazli
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved