Ikuti Japan Design, Idea dan Invention Expo 2018 di Jepang, Mahasiswa Unimed Raih Medali Perak
Sepuluh mahasiswa Universitas Negeri Medan (Unimed) kembali mengharumkan nama kampusnya
Penulis: Chandra Simarmata |
Laporan Wartawan Tribun Medan, Chandra Simarmata
TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Sepuluh mahasiswa Universitas Negeri Medan (Unimed) kembali mengharumkan nama kampusnya dengan berhasil meraih medali perak pada ajang kompetisi Japan Design, Idea dan Invention Expo (JDIE) tahun 2018.
Event Japan Design, Idea & Invention Expo tersebut digelar di Tokyo Big Sight International Exhibition Center, Tokyo-Jepang pada bulan Agustus 2018.
Kepada Tribun Medan, Daulat purba mengatakan bahwa tim yang dipimpinnya merupakan gabungan dari dua fakultas di UNIMED yakni fakultas bahasa dan seni serta fakultas MIPA.
"Kami 10 orang mewakili Unimed pada kompetisi tersebut yakni Daulat purba sebagai ketua tim, Wilvan manalu, Junita elviani sitepu, Beni ahzuar, Nurhujriah Siregar, Nur aini, Amalia Fildzah, dan Irfanysah dari prodi Pendidikan Fisika. Kemudian dua anggota lainnya Rolajuardi E tampubolon dan Evrianto Pintubatu dari prodi Pendidikan Bahasa inggris," ujarnya Kamis (6/9/2018).
Daulat menjelaskan, Pada event tersebut, tim yang dipimpinnya itu membuat produk inovasi berupa jamu dan teh dari kombinasi sirih merah, sambiloto dan bainahong. Fungsi produk jamu dan teh itu, sambungnya untuk mengobati penyakit kanker, stroke dan diabetes.
"Event JDIE merupakan ajang penemuan dan inovasi, Baik inovasi dalam teknologi, kecantikan, kesehatan, dll. Dari tim Kami buat produk berupa jamu, teh untuk mengobati kanker, stroke dan diabetes dari kombinasi sirih merah,sambiloto dan bainahong," terang mahasiswa stambuk 2015 ini.
Dengan produk inovasi buatan mereka tersebut, akhirnya tim mahasiswa dari UNIMED itu pun berhasil menyabet medali perak.
Untuk selanjutnya, Daulat mengatakan berencana untuk mematenkan produk buatan hasil inovasi mereka tersebut.
"Ke depan rencana Bisa ada hak paten bang untuk produk kami," imbuhnya.
Atas torehan prestasi itu, Daulat mengaku bahwa mereka senang dan bangga bisa memenangkan medali perak (silver) bersama pada ajang tersebut. Apalagi mereka juga membawa nama kampusnya UNIMED ditingkat internasional.
"Pastinya bangga bang, senang juga bisa bawa harum nama almamater tercinta dikancah internasional untuk kesekian kalinya," sebutnya.
Ke depan, Daulat mengatakan akan kembali mengikuti kompetisi-kompetisi yang dapat membawa nama Unimed.
Dalam waktu dekat ini, Daulat dan tim yang dibawanya juga akan mengikuti Lomba karya tulis ilmiah dan essay di Solo pada tanggal 9-11 September mendatang.
"Rencana kalau jadi, hari Sabtu akan berangkat. Saya bawak 5 team. Ada yang saya main pribadi dan ada juga bersama team," ungkapnya.
Untuk kompetisi di Solo mendatang, dirinya pun menargetkan untuk bisa meraih juara satu.
"Targetnya bisa memperoleh juara 1, Karena tahun lalu Unimed merupakan juara bertahan dikompetisi ini juga," tandas mahasiswa prodi Pendidikan Fisika ini.
(Cr11/Tribun-medan.com)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/mahasiswa-unimed-saat-mengikuti-event-japan-design-idea-invention-expo_20180906_160846.jpg)