Staf KPU Paluta Ditangkap Kasus Judi, Mulia Banurea Minta Pelaku Dijatuhi Sanksi

Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sumut Mulia Banurea menyesalkan ulah oknum staf Sekretariat KPU Padanglawas Utara

Staf KPU Paluta Ditangkap Kasus Judi, Mulia Banurea Minta Pelaku Dijatuhi Sanksi
Sejumlah orang yang diamankan Polres Padangsidimpuan karena ketahuan berjudi, Kamis (6/9/2018). Dua di antara beberapa orang ini merupakan Kepala Dinas Komunikasi dan Informasi Pemkab Tapanuli Selatan RH dan Anggota KPU Kabupaten Padanglawas Utara IB 

Laporan Wartawan Tribun Medan / Nanda F. Batubara

TRIBUN-MEDAN.com, PADANGSIDIMPUAN - Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sumut Mulia Banurea menyesalkan ulah oknum staf Sekretariat KPU Padanglawas Utara Iwan Batubara yang ditangkap petugas Polres Padangsidimpuan karena diduga berjudi.

Iwan ditangkap Polres Padangsidimpuan bersama Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Pemkab Tapanuli Selatan Ridwan Harahap serta oknum lurah dan sejumlah orang lainnya.

"Saya sebagai Ketua KPU (Sumut) menyesalkan sikap yang bersangkutan," kata Mulia saat dihubungi, Kamis (6/9/2018).

Mulia mengatakan, Iwan harus dijatuhi sanksi. Baik sanksi selaku ASN maupun sanksi pidana sesuai hukum yang berlaku.

"Judi itu kan termasuk penyakit masyarakat, sehingga harus diberikan sanksi kepada yang bersangkutan. Karena itu kan melanggar etika sebagai penyelenggara Pemilu dan melanggar hukum," kata Mulia.

Sementara itu, Iwan tampak hanya terdiam dan menundukkan kepala saat digiring petugas di Mapolres Padangsidimpuan.

Selain Iwan, petugas Polres Padangsidimpuan juga menangkap Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Pemkab Tapanuli Selatan Ridwan Harahap.

Ridwan mengaku bahwa mereka tidak bertaruh uang. Melainkan hanya bertaruh puding.

"Kami hanya bertaruh TST. Uang diambil dari kantong kami," kata Ridwan.

Halaman
123
Penulis:
Editor: Fahrizal Fahmi Daulay
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved