Terungkap, 30 Ribu Ekstasi Selundupan Ibrahim Hongkong Termasuk Narkoba Jenis Baru

mengandung Panthylon dicampur dengan cafeine. Jenis ini baru pertama ditemukan di indonesia.

Terungkap, 30 Ribu Ekstasi Selundupan Ibrahim Hongkong Termasuk Narkoba Jenis Baru
TRIBUN MEDAN/HO
Pemeriksaan lab barang bukti sabu dan ekstasi Ibrahim Hasan alias Ibrahim Hongkong

Laporan Wartawan Tribun Medan / M Andimaz Kahfi

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Badan Narkotika Nasional (BNN) Pusat, terus mendalami kasus penangkapan anggota DPRD Kabupaten Langkat, Ibrahim Hasan alias Ibrahim Hongkong (45), yang menyelundupkan sabu dan ekstasi melalui pesisir pantai timur tersebut.

Anggota DPRD Langkat Ibrahim Hasan alias Ibrahim Hongkong ditangkap BNN Karena memiliki 105 kilogram sabusabu dan 30 ribu ektasi.
Anggota DPRD Langkat Ibrahim Hasan alias Ibrahim Hongkong ditangkap BNN Karena memiliki 105 kilogram sabusabu dan 30 ribu ektasi. (Tribun Medan/M Fadli)

Baca: Badan Narkotika Nasional Sita Kebun Sawit dan Showroom Mobil Milik Gembong Narkoba Ibrahim Hasan

Baca: Gembong Narkoba Ibrahim Hasan Dipecat dari Partai NasDem, Dicopot Sebagai Anggota Dewan

Baca: BNN Miskinkan Ibrahim Hasan dan Jerat dengan Tindak Pidana Pencucian Uang

Deputi Pemberantasan Badan Narkotika Nasional (BNN) Republik Indonesia (RI), Irjen Pol Arman Depari mengatakan dalam update terbaru kasus tindak pidana narkoba yang melibatkan tersangka Ibrahim Hongkong yang diamankan barang bukti narkoba berupa narkotika jenis Sabu 105 Kg dan Ekstasi 30.000 butir dengan logo mahkota atau crown warna biru.

"Melalui pemeriksaan di Labotatorium Pusat BNN, dari pemeriksaan sample Sabu terdapat jenis sabu Blue Eyes jumlah satu bungkus dengan berat 1 Kg, yang kandungan kemurnian mendekati 100 persen alias kwalitas sangat baik KW1," kata Arman, Kamis (6/9/2018)

"Pemeriksaan terhadap sample pil yang diduga ekstasi menunjukkan bahwa 30.000 butir yang disita adalah narkoba jenis baru, yang mengandung Panthylon dicampur dengan cafeine. Jenis ini baru pertama ditemukan di indonesia," ungkap Arman.

Ekstasi yang diselundupkan Ibrahim Hongkong
Ekstasi yang diselundupkan Ibrahim Hongkong (TRIBUN MEDAN/HO)

Baca: Anggota Dewan Ibrahim Hongkong Kendalikan Peredaran Narkoba di Tiga Provinsi

Baca: Inilah 10 Fakta Ibrahim Hongkong, Anggota DPRD dari Fraksi Nasdem Tersangka Pemilik 150 Kg Sabu

Lebih lanjut, menurut literatur dan pengalaman lapangan dua temuan hasil pemeriksaan diatas baik Sabu dan Ekstasi tersebut adalah jenis yang lebih kuat dan lebih enak untuk para pemakai atau pengguna.

"namun sabu dan ekstasi ini, mempunyai efek samping insomnia, midriasis, agitasi, paranoid sampai kematian," terang Arman.

"Kasus pokok mengenai penyidikan narkoba dan TPPU nya sampai saat ini masih terus di kembangkan," jelas Arman.

(cr9/tribun-medan.com)

Penulis: Muhammad Nasrul
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved