Wajib Pakai Stiker Melintas di Wilayah Lanud Soewondo? Respons Dinas Perhubungan dan Humas Pemko

Dalam surat edaran tersebut diberitahukan, untuk meningkatkan keamanan dan ketertiban di wilayah Lanud Soewondo serta mempermudah pengawasan

Wajib Pakai Stiker Melintas di Wilayah Lanud Soewondo? Respons Dinas Perhubungan dan Humas Pemko
TRIBUN MEDAN/HO
Surat edaran pemasangan sticker izin lintas wilayah Lanud Soewondo yang beredar di WhatsApp

Laporan Wartawan Tribun Medan/Liska Rahayu 

TRIBUN-MEDAN.Com, MEDAN - Di aplikasi pesan Whatsapp beredar pemberitahuan mengenai pemasangan stiker izin lintas wilayah Lanud Soewondo.

Dalam surat edaran tersebut diberitahukan, untuk meningkatkan keamanan dan ketertiban di wilayah Lanud Soewondo serta mempermudah pengawasan dan proses identifikasi kendaraan yang keluar masuk, maka diberlakukan pemasangan sticker izin lintas.

Sticker tersebut dapat diperoleh di Kantor Satpom Lanud Soewondo dengan beberapa ketentuan.

Tidak hanya itu, berdasarkan info yang beredar, stiker tersebut didapatkan dengan cara membeli,  yakni Rp 25.000 untuk sepeda motor dan Rp 30.000 untuk mobil.

Baca: Melintas di Kawasan Lanud Soewondo Wajib Pakai Stiker Ini, Dan Satpom: Efektifnya Januari 2019

Dan Satpom Lanud Soewondo, Mayor (Pom) I Gede Eka Santika menunjukkan bentuk stiker untuk kendaraan yang melintas di wilayah Lanud Soewondo.
Dan Satpom Lanud Soewondo, Mayor (Pom) I Gede Eka Santika menunjukkan bentuk stiker untuk kendaraan yang melintas di wilayah Lanud Soewondo. (Tribun MEDAN/DOHU LASE)

Setiap pengendara yang melintasi daerah Lanud Soewondo wajib memiliki stiker tersebut.

Kepala Dinas Perhubungan Kota Medan Renward Parapat mengaku tidak begitu tahu mengenai status jalan di wilayah Lanud Soewondo tersebut.

"Kalau status jalan, itu Dinas PU lah yang tahu. Tapi sepertinya itu jalan punya orang itu (AURI), jalan Lanud kurasa. Karena itu kan ditutupi mereka, kalau bukan punya mereka, mana mungkin mereka begitu," kata Renward, Kamis (6/9/2018).

Ia mengatakan, terkait pemasangan sticker bagi pengendara yang lewat, hal tersebut pun bisa saja dilakukan jika memang AURI yang memiliki jalan tersebut.

"Ya kalau memang kawasan mereka, ya bolehlah mereka buat pasang stiker itu. Kalau soal bayar, ya mereka lah yang ditanya, enggak tahulah aku," ujarnya.

Halaman
12
Penulis: Liska Rahayu
Editor: Feriansyah Nasution
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved